Komersialisasi Pendidikan, antara Bisnis dan pengabdian

17 January 2018, 7:30 pm - 9:00 pm

Mau Nyantri di Gontor itu banyak saingan katanya. Katanya siih Masuk Gontor itu susah. Katanya juga masuk Gontor itu sereeem . Hoho “Katanya katanya”

Banyak Saingan itu pasti, karena yang daftar pastinya banyak. Dari seluruh pelosok negeri tercinta bahkan sampai manca negara. Masuk Gontor Susah?

Mungkin iya, tapi semua itu bukan hal yang mustahil bahkan buat yg background pendidikannya SD atau SMP, yang dibutuhkan adalah pendampingan. Iya toh ? Hehe.

 

“Sekilas Cerita Tentang Perjalanan di GONTOR”

Alhamdulillah, dr 4 saudara sy satu2 nya yang ke GONTOR, kakak pertama sampai ketiga semuanya dr Tsanawiyah – Aliyah di Pondok Nurul Jadid Paiton Probolinggo.

2000 masuk capel di Gontor 2, Alhamdulillah Gelombang 1 Lulus dan diterima di GONTOR 3 Darul Ma’rifat Kediri.

1 Tahun Belajar di Kediri, kelas 2-6 Alhamdulillah pindah ke GONTOR 1. Perjalanan kelas 2-3 lancar2 saja, menginjak di kelas 4 ketika itu berasrama di Saudi 3 lantai 2, ada kendala dalam finansial keluarga, sehingga hampir 4 bulan belum bayar dan tidak diperbolehkan untuk Ujian, ketika itu sy dipanggil untuk ke pengasuhan izin pulang untuk mengambil uang, tapi hasilnya nihil karena orang tua juga belum memilikinya ..

Kembali ke pondok dengan tangan kosong, sehingga memutuskan untuk berhenti dr pondok karena biaya, ketika itu izin ke wali kelas 4H ustad Nurhadi dr Ponorogo ketika itu beliau ada dipembangunan menceritakan kendala yang dihadapi. Alhamdulillah sama temen2 sekamar disuruh menunggu sampai berakhirnya ujian lisan,

Puji Syukur Alhamdulillah, setelah magrib sy di panggil oleh mudabbir alakh Rico dr Lampung 2005, beliau mensupport sy untuk biaya sehingga sy bisa mengikuti ujian Lisan Awal Tahun. Kesempatan yang tidak boleh di sia-siakan Alhamdulillah nilai awal tahun 6,4 tertinggi di kelas dan akhirnya naik kelas 5H dan pengurus Indonesia 1/1.

Walaupun jarang dikirim, Alhamdulillah selama ujian masih bisa membayar walaupun selalu terlambat.

Dr kelas 5-6 Alhamdulillah bisa belajar benyak berorganisasi di Koordinator Gerakan Pramuka dan akhirnya nya bisa Lulus dr GONTOR pada Tahun 2006.

“SKORSING ISID”

Harus mengulang Peengabdian.

Sejak kelas 6 ingin rasanya pengabdian di pondok Alumni agar bisa meringankan Orang Tua, dan tidak mau ngabdi di ISID karena kendala di Finansial Orang Tua. Akan tetapi Allah berkendak lain, sy ditempatkan pengabdian ISID yg saat ini berubah menjadi UNIDA GONTOR.

Semester pertama harus berusaha keras untuk mencari biaya, Alhamdulillah melalui beberapa proposal yg sy kirimkan, Alhamdulillah ada beberapa alumni Gontor yang support seperti Ustad Dahlan Ridwan Malang dll, Semester 1 kategori Aman. Akan tetapi tindakan yang sy lakukan tidak diperbolehkan oleh Pihak ISID, dan ketika itu di panggil sama Ustad Mulyono Jamal dan Ustad Badrun selaku BANAK ISID, yang mengharuskan sy harus mendatangkan orang tua ke ISID untuk Permohonan maaf. (Sy sadar itu salah bagi sy karena tanpa sepengetahuan dr pihak kampus)

Semester 2 masa2 yang sulit bagi sy Pribadi, sehingga pada akhirnya sy harus Tidak Lulus Pengabdian alias di Skorsing Karena Belum mampu membayar Ujian dan Mengikutinya. Pilihan yang berat, disaat temen2 yang diskorsing pada menunggu di Gontor untuk meminta pindah pengabdian, tidak bagi sy, pada saat romadhon sy isi kegiatan pondok romadhon di Madiun dan di Ponorogo agar bisa dapat uang saku untuk pulang kerumah. Setibanya dirumah, berat dan sedih menyampaikan hal ini kepada alm. Bapak dan ibu sy, dan ketika itu sy izin untuk pergi ke Jakarta pada bulan Syawal.

Alih2 untuk bekerja, dijakarta kerjaannya hanya performance di Kota Tua dan Temen2 Teater yang udah lama dikenal sehingga membentuk “komunitas Tim Ilustrasi”. Ketika hampir 5 bulan, sy memutuskan kan untuk kembali ke ISID disemester 2, walaupun terasa berat untuk mengulang Alhumdulillah sy jalanin dan membentuk UKM Teater ISID yang bernama “Tim Ilustrasi”.

Alhamdulillah Come Back ke ISID banyak pengalaman yang di dapat, dr Ketua KDR Racana Alfaraby, Teater, Senat Tarbiyah dan di Dewan Mahasiswa sebagai Ketua II hingga bisa Wisuda pada thn 2011. Setelah Lulus Menjadi Sarjana PAI Institusi Studi Islam Darussalam, sy mengabdi dr bagian BANAK hingga ke Sekretaris Rektorat.

Alhamdulillah pengalaman dan pelajaran yang luar biasa di ISID SIMAN, dalam diri ini hanya terucap “Aku Bangga Menjadi Alumni ISID”

“Histori Of Bimbingan Masuk Gontor”

Sejak ditiadakan program penampungan di Gontor 2 thn 2013, di tahun 2014 kami dan temen berinisiatif untuk membuka bimbingan, di tahun 1 dan 2 dapat sambutan yang luar biasa oleh para calon Walisantri ketika itu.

Ditahun 2, ada salah satu santri kelas 1 binaan kami yang mengalami kendala di Finansial hal ini mengingatkan posisi ketika sy dikelas, karena mengalami hal yang serupa. Ketika itu sy punya ide untuk support dan ikut membiayai, akan tetapi hal ini harus gigit jari karena tidak ada tanggapan positif dr rekan2.

Hal ini tidak menutup semangat sy pribadi untuk membantunya, Alhamdulillah sy di support oleh beberapa Walisantri sehingga mampu mencover biaya santri kelas 1 yang dibimbing sebelum masuk Gontor, melalui Komunikasi dgn pihak keluarga dll. Alhamdulillah kami bisa langsung datang menemui anak tersebut dan ikut membantunya agar bisa mengikuti ujian awal tahun.

Hal yang saya pikirkan saat itu, sy harus punya program ketika ada  alumni bimbingan yang memiliki kendala ketika ujian, kita sudah mampu ikut serta meringankan nya, karena mereka masih kelas 1 rentan putus asa, berbeda ketika mereka sudah anak lama.

Dua tahun yang lalu ada anak didik kami, daftar di Arridho Sentul tidak LULUS, ketika anak tersebut menginginkan masuk GONTOR, orang tua menghubungi kami, setelah kami Assessment, ananda memiliki Tingkat konsentrasi yang rendah, daya ingat kurang, nilai UN paling kecil, Alhamdulillah kami dampingi betul dan Allah berkehendak bahwa anak tersebut LULUS di Gontor 6, dr awal sudah kami sampaikan untuk monitoring pembelajaran ananda, kalau tidak ananda akan merasakan tinggal kelas. Hal itu kejadian, ananda harus mengulang kelas 1 2x, setelah di edukasi ananda lebih siap kembali ke GONTOR, dan alhamdulilah dikelas 1 ini walaupun yang kedua kali ananda mendapatkan nilai 6,6. Allahu Akbar!!!

Bimbel dan private bagian dari jasa, sehingga Quality Service kami usahakan paling utama dari apapun. Alhamdulillah, 1 tahun berjalan, pada tgl 8 Januari 2018 kami sedang membuka kantor *PRIMAGO TRAINING CENTER* di Depok kelapa Dua, saat ini program mengaji para polisi di asrama Brimob dengan metode Burhany 9 jam baca Alquran. Semoga kami bisa lebih berbuat yang lebih bermanfaat lagi sebagaimana kakak2 dan Guru2 yang ada disini.

Semoga Allah mentakdirkan kita semua menjadi manusia yang bermanfaat amalnya, bermanfaat idenya, bermanfaat ilmunya, bermanfaat umurnya dan bermanfaat hartanya. Amin Allahuma Amin.

Sesi Tanya Jawab

Pertanyaan 1

Tsulma, Jombang 1998.

1. Di Primago ada program meringankan beban Yatim/duafa, dari mana sajakah fund raising untuk program tersebut?

Jawaban:

1. Alhamdulillah, kami memiliki beberapa program:

a. Program Beasiswa Pendidikan bagi Yatim.

b. Program Beasiswa Full bagi Yatim Piatu

c. Program Reward bagi Santri yang Berprestasi Alumni D bimbel Primago.

Dari mana Findraising nya? Alhamdulillah dari program yang kita laksanakan 40% kita alokasikan untuk itu kak, saat ini kami dari program, program bimbel dan private, program pelatihan guru, program Assessment minat dan bakat di sekolah, Alhamdulillah cukup malah Allah beri lebih. Program beasiswa bukan hanya diawal saja, melainkan kami berikan sampai Lulus dengan monitoring secara berkala.

Pertanyaan 2

Veve, Situbondo.

1. konsulati Ust,  Insyaallah th ini binti mau mendaftar di gontor putri mantingan ,dan ada beberapa temanya yg insyaallah ikut bersama dia, Slama ini dah ana coba ajarkan beberapa materi2 ujian , seperti imla’ berhitung , bhs indonesia , alquran dan tajwid . Juga hafalan juz 30.

Apa ada bimbingan khusus yg lain mungkin yg harus ana ajarkan pada mereka ??

Jawaban:

1. Pertanyaan bagus. Jujur kami tidak mengajarkan anak agar pandai di Berhitung dan materi lainnya. Kami hanya memantapkan mental ananda agar siap dan yakin Lulus, disamping Al-Qur’an, Praktek Sholat dan Imla menjadi skala Prioritas utama. Kalau orang tua Yakin, anaknya mau memiliki kemauan kuat, saya yakin bisa Lulus kak.

Kami ada Program Paket kak, bisa dipilih oleh masing2 orang tua, ada 12 dan 24 sudah terukur sesuai pengalaman pribadi, fee instruktur lebih besar kak, cuma kami memberikan reward bagi guru yang berhasil mengantarkan anak didik nya lulus Gontor 1 baik putra/putri. Tahun kemarin 1 buah Handphone.  (Masalah rinciannya nanti bisa kok sy email)

Standarisasi dr Pengalaman kak.

  • Thn pertama 9 anak – 1 gagal ( bertahan sampai sekarang 4)
  • Thn kedua 17 anak – 2 Gagal ( bertahan sampai sekarang 14)
  • Thn Ketiga 79 anak – 1 Gagal ( 1 yang harus pindah)
  • Yang hanya beli modul aja 67, 60 Close Lulus, sisanya harus pulang.

Alhamdulillah di Google kalau orang tua mencari bimbingan masuk GONTOR? Primago ada di urutan pertama.

Pertanyaan 3

Km Ika, Jakarta 1996.

1. Apa yang membuat antum bertahan ngabdi di ISID/UNIDA,  Sementara yg lain minta pindah pengabdian?

Jawaban:

1. Pesan Almarhum Ibu saya kak, harus jadi sarjana di GONTOR. Makanya untuk harus menurunkan ego harus kerja. Minder iya, sedih apalagi, sakit sudah pasti, karena semester 2 kuliah bersama yg pengabdian disaat yg satu angkatan udah semester 4. Alhamdulillah sy isi bikin UKM Teater, Pramuka dll sehingga menemukan keluarga baru dan sampai lulus di ISID.

Pertanyaan 4

Dewi Jaya, Bekasi 2011

1. Jika di IKPM kota kami ada bagian pendidikan yg menghandle bimbingan belajar masuk Gontor, bagaimana kiranya jika kami ingin membuka Primago??

Jawaban:

1. Perluasan ini adalah Kemitraan kak, siapapun Alumni yang ingin menerapkan nanti kami support, nanti kami Carikan siswanya.

Bagi mitra diberikan hak untuk merekomendasikan anak Yatim atau Yatim-piatu dari daerahnya.

Pertanyaan 5

Zulfan pahrudi,  sumsel 2009.

1. Apakah primago juga ada penginapan utk calon pelajar luar daerah jabodetabek? Berapa lama bimbingannya? Bila lulus setelah masa PSB gontor bisa d inapkan belajar sampai PSB?

Jawaban:

1. Alhamdulillah kami ada pesantren yang sudah kerjasama ustad, programnya hanya di romadhon program 10 hari putra, 10 Putri. InsyaAllah thn ajaran ini kami akan bukan Islamic Homeschooling Goolnya adalah Masuk GONTOR. Hal ini didasari banyaknya permintaan Orangtua. Semoga Allah meridhoi.

Penutup

Dengan Ide dan Program mari membantu mereka untuk mewujudkan mimpinya, Jangan Menyerah walaupun Kamu tak bisa Teruslah berusaha agar Kamu jadi Bisa, Mari jadikan wadah Bimbel ini untuk menjalin silaturahmi dan mengedukasi para calon Walisantri, tentang “Kenapa Harus ke Pesantren?”

Semoga bermanfaat dan mohon maaf kalau kata2 yang kurang berkenan.

Jazakumullah ahsanul jaza’.

Alhamdulillah,  Ta’lim online kita pada malam ini berjalan dengan lancar.

Semoga apa yang telah kita dapatkan menjadi motivasi kita dalam berjuang lillah dalam berbisnis dan mendidik bangsa. Kami haturkan terima kasih untuk narsum kita malam ini Ust Awwaluddin Faj semoga selalu dimudahkan dalam segala urusan, bisnisnya dan dalam mendidik bangsa. Aamiin

Kami moderator beserta notulen mengucapkan terima kasih banyak kepada kawan-kawan, dan tak lupa kami memohon maaf apabila ada perkataan yang kurang baik..

Sampai ketemu lagi minggu depan dengan materi menarik lainnya.

Assalamualaikum wr wb.