Legal Formal dalam hal Bermu’amalah

6 December 2017, 7:30 pm - 9:00 pm

Assalamu’alaikum.

Yth. Ketum dan seluruh pengusaha alumni Gontor yg sy hormati.

Lala yg luar biasa hebat dan masgul ngatur2 hidup ane beberapa hari ini.

Akhirnya malam ini ana jd narasumber.

Ana baru sore baru selesai sidang dan kangsung rapat Golkar..ini kabur sebentar krn betapa pentingnya acara taklim ini dan Trimakasih ats kepercayaannya.

MATERI PEMBUKA

Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual jasa atau barang kepada pembeli atau konsumen ataupun bisnis lainnya, untuk memperoleh laba. Yang dengan modal sedikit-dikitnya mendapatkan untung yang sebesar-besarnya.

Ada 3 hal penting dalam bisnis yaitu :

  1. Menghasilkan barang dan jasa
  2. Mencari profit
  3. Memaksimalkan kebutuhan konsumen

Tujuan bisnis adalah :

  1. Profit
  2. Pengadaan barang atau jasa
  3. Kesejahteraan pemilik faktor produksi dan masyarakat
  4. Full employment
  5. Eksistensi perusahaan dalam jangka panjang
  6. Kemajuan atau pertumbuhan
  7. Prestise dan prestasi.

Dalam berbisnis harus benar-benar diperhatikan segala administrasinya, karena salah administrasi bisa mengakibatkan kerugian bahkan beresiko bermasalah dgn hukum. Dalam bisnis juga banyak digunakan Perjanjian kontrak2 dan lain2.

Pengusaha sukses  dan besar harus kuat disisi hukum maka dari itu sangat penting menggunakan Advokat atau Legal untuk membesarkan dan menguatkan pondasi Bisnis.

Materi Inti

Hukum Bisnis atau Business Law adalah hukum yang berkenaan dengan suatu bisnis yang mengatur tentang tatacara pelaksanaan urusan atau kegiatan dagang, industri atau keuangan yang dihubungkan dengan produksi atau pertukaran barang atau jasa dengan menempatkan uang dari para entrepreneur dalam resiko tertentu dengan usaha tertentu dengan motif untuk mendapatkan keuntungan.

Dari penjelasan ini, maka dapat dikatakan bahwa hukum bisnis penting untuk diketahui dan dipelajari oleh pelaku bisnis/ekonomi karena setiap kegiatan bisnis selalu diatur oleh hukum. Untuk itu para pelaku bisnis/ekonomi perlu mengetahui/mempelajarinya agar bisnisnya bisa berjalan dengan lancar sehingga tidak melanggar hukum atau melakukan bisnis yang ilegal yang menyebabkan kerugian baik pelaku bisnis itu sendiri (produsen) maupun masyarakat (konsumen)

Sesi Tanya Jawab

Pertanyaan 1

Munif farid attamimi, Ferial farid attamimi, Alumni 2000.

1.Apa yang dimaksud dengan “perlindungan konsumen” dan mohon penjelasan antum? mengenai  hak konsumen.

2. kalau dalam 1 peristiwa terjadi apa bisa terdapat 2 undang undang yg diberlakukan, mohon penjelasan kasus itu?

3.apa yg sdr ketahui tentang pasar modal, Letter of credit, pasar modal. Mohon penjelasannya saudaraku?

Jawaban:

1. Perlindungan konsumen itu adalah hukum yg diciptakan untuk melindungi dan terpenuhi hak2 konsumen dgn tujuan memudahkan konsumen dalam bertransaksi… Setau ana perlindungan konsumen diatur dalam Uu nimer 8 tahun 1999 pasal1 angka 1 tentang kepastian hukum dan hak2 konsumen.

2. Dalam pertanyaan ini dimungkinkan dlm satu peristiwa hukum khususnya dlm kasus2 yg berkaitan perlindungan konsumen brader..tinggal kita pelajari kasusnya dan kaitannya dgn dasar2 undang2 konsumen serta junto nya pasal berapa yg berkaitan dgn proses kasus tsb…

3. Pasar modal menurut ane adalah kegiatam yg berhubungan dengan perdagangan efek. – letter of credit : surat yg dikeluarkan oleh bank atas permintaan pembeli untuk ditunjukan kepada penjual.

Pertanyaan 2

Aruman Tangerang G 693

1. Tiap kontrak pekerjaan segala sesuatunya mmg sdh tertulis dlm kontrak kerja, yg paling penting dlm kontrak adl sistem pembayaran, Pada umumnya owner menyatakan klu sistem.pembayaran 30 hari setelah invoice masuk bag keuangan, Dalam kenyataannya dan yg pernah ana alami ada yg smp tahunan yg ahirnya dr pada ga di bayar kita ambil aset seperti rumah at kavling, Yg seperti itu ranah hukumnya gmn Dinda ?

Jawaban:

1. Memang tepat yg antum sampaikan..dalam Bisnis sgt rentan terjadi hal sperti diatas yang terpenting bagin kita sebagai owner bisnis harus cermat dalam membuat Perjanjian Kontrak yg mengikat sehingga kontak tsb memiliki kekuatan hukum yang kuat dan mengikat sehingga apabila terjadi hal tsb diatas (wanprestasi) kita dapat mengambil langkah2 hukum agar meminimalisir kerugian yg kita alami karena koncinya adalah di Perjanjian. Kebanyakan dalam bisnis, khususnya yg mengedepankan Trust lemah di perjanjiannya sehingga apabila terjadi wanprestasi sulit dan berliku untuk memperjuangkan hak nya.

Pertanyaan 3

Bung Jimmy, 1995 Bandung City of Bomber.

1. Dalam kaitan perlindungan konsumen, ada pengusaha Camilan buka cabang di Surabaya, barang semua produksi Bandung dikemas d surabaya, ternyata kena pasal ijin PIRT tidak cukup, harus ada BP POM MUI dan dianggap illegal produk sampe dipenjara masuk bui segala sanksinya kalah berperkara. Dmn kesalahannya? Sepertinya dia dalam bisnis tidak pake Legal Manajer.

Jawaban :

1. Izin PIRT untuk usaha home industri klo gak salah, dan yg sy ketahui izin PIRT harus dilampirkan izin BPOM sebagai dasar hukum diizinkannya usaha tersebut untuk diedarkan.

Untuk case soudara Jimmy perlu didalami kronilogis kejadiannya dan dasar hukumnya si pengusaha dijerat pasal tsb. apakah usaha tsb sdh ada izin2nya yg diatur dlm undang2 atau belum. sy rasa jika izinnya sdh kengkap tdk akan terjadi hal seperti tersebut diatas.

utk PIRT dan BPOM adalah dua ijin edar dgn sekala tertentu, sekala Pangan Industri Rumah Tangga biasanya mendapatkan SP ( Sertifikat Penyuluhan ) dan No PIRT dan BPOM sendri dengan sekala jangkauan yg lbh besar dengan mendapatkan MD ( mutu domistik ), Ijin PIRT tdk perlu ada BPOM, karena sekalanya berbeda, dan PIRT sendiri ada Industri2 yg memang diperuntukan ijinya, juga ijin Edae BPOM ada produk khusus ( jamu, obat2an..dll ).

Pertanyaan 4

1. Ada studi kasus nih om Taufan: sebidang tanah yg tidak produktif ingin dipinjam untuk KREDIT INVESTASI di bank, tanah tersebut tidak dijual tapi peminjam meminta tolong agar aset tanah tersebut dijaminkan. Akad awal adalah pinjam sertifikat tidak Jual beli dan memang tidak ada niat dijual. Oleh pihak bank disetujui dengan syarat balik nama ke peminjam sertifikat. Lalu tanah tersebut ditaksir Ratusan jt oleh bank dan dibuatlah kuitansi fiktif bahwa tanah tersebut dijual dan sudah DP.

Apakah tanah tersebut bisa diminta kembali secara hukum?

Jawaban:

1. Dalam contoh kasus diatas perlu ditelusuri dan dipelajari perjanjian2 kontraknya point perpoint sehingga kita bs simpulkan langkah hukumnya..dan jual beli tanah harus ada kesepakatan kedua belah pihak..jika dilakukan secata fiktif oleh bank, maka saya yakinkan tanah tersebut dapat dimiliki kembali.

Ada Beberapa Doorprize Yang Akan Dibagikan, Namun Ada Beberapa Yang Persyaratan.

  1. Sudah Mempunyai Akun E-Comerce Forbis dan nnti di persilahkan Untuk Share (upload) disini
  2. Aktif Selama Taklim Online
  3. Bukan Pemenang Doorprize Dari Pekan Sebelumnya

Pertanyaan 4

Ust Agus Maulana

1. Kalo ada anggota forbis menjalin kerjasama bisnis, untuk masalah hukumnya apakah ke lawyer spt antum atau ke notaris?

Jawaban :

1. Di era Now…pengusaha2 atau perusahaan saat ini banyak menggunakan jawa lawyer untuk memudahkan dalam menjalankan bisnis ya…dan sama halnya untuk anggota Forbis dalam menjalin kerjasama dll baiknya konsultasi atau menggunakan jasa lawyer untuk mengawal proses kerjasama yg akan dilakukan oleh anggota forbis..(tinggal telp ane gratis kok)

Tetapi tidak lepas juga dari Notari karena pengesahan suatu perjanjian apabila sdh menjadi Akta di Notaris sehingga berkekuatan tetap. Nah fungsinya lawyer adalah mengawal mempelajari klausul2 dlm perjanjian tsb agar menguatkan posisi kliennya untuk mengantisipasi terjadinya wanprestasi atau perbuatan melawan hukum.

CLOSING STATEMENT

Hukum dan ekonomi berkaitan sangat erat satu sama lain. Hukum ekonomi dan bisnis yang memadai akan menunjang pembangunan ekonomi, karena melalui hukum dan ekonomi bisnis masyarakat dibentuk atau diarahkan untuk mencapai tujuan pembangunan ekonomi. Menjalani bisnis sebaiknya dengan tetap mematuhi hukum, disamping tidak akan mendapatkan hukuman, tentunya dapat juga berdampak baik bagi orang lain yang berkaitan dengan bisnis tersebut. Tidak hanya mencari keuntungan instan semata, menjalani bisnis tentu juga harus dengan etika-etika Bisnis yang baik.

Atas nama pribadi saya minta maaf apabila dalam taklim ini msh byk kekurangan yg disengaja ataupun yg tidak disengaja…

Semoga saya bs lebih baik lagi dalam menjalankan profesi saya sebagai advokat dan dapat berbuat banyak lagi untuk alumni Gontor diseluruh Indonesia khususnya kawan2 Forbis yg luar biasa.

Terimakasih Moderator yg luar biasa.

Terimaksih.

Wassalamu’alaikum

Ach.Taufan Soedirdjo, SH