Serius Tangani Kesehatan Santri dan Asatidz, PMDG Gelar Vaksinasi dan Soft Opening RS Yasyfin
Sabtu, 28 Agustus 2021 | 16.58 GMT+7
Admin Forbis
Tim Redaksi

PONOROGO - Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menggelar vaksinasi Covid-19 sekaligus meresmikan Rumah Sakit Yasyfin (Soft Opening) rumah sakit baru milik PMDG di kampus 1 PMDG, Gontor, Ponorogo, Sabtu (28/8/2021).
Vaksinasi ini merupakan kerjasama antara PMDG dengan Pemerintah Daerah Ponorogo. Pimpinan PMDG, KH Akrim Mariyat, dalam sambutannya menjelaskan latar belakang kegiatan vaksinasi tersebut.
"Kita tidak asing dengan vaksin. Dari dulu kita mengenal vaksin cacar dll. Dan hari ini ada vaksin covid-19. Hari ini dilaksanakan di sini secara praktis dan simbolis," kata Kiai Akrim di depan hadirin.
Lebih lanjut, Kiai Akrim yang merupakan alumni Manchester University menjelaskan kegiatan vaksinasi di PMDG merupakan wujud keseriusan PMDG dalam hal memperhatikan aspek kesehatan di lingkungan lembaga pendidikan yang berlangsung di masa pandemi.

"Kita juga ingin memiliki andil dalam membantu pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat," kata Kyai Akrim.
Sejak awal muncul wabah Covid-19, PMDG memang sangat serius menangani wabah ini dengan tujuan agar keselamatan jiwa seluruh santri-santriwati dan para asatidz bisa terlindungi.
Keseriusan tersebut ditunjukkan dengan didirikannya tim Satgas Covid-19 khusus PMDG yang berdiri sejak awal munculnya Covid-19.
Satgas ini bekerja keras melakukan berbagai upaya pencegahan penularan, pengobatan hingga ke penyembuhan pasien Covid-19. Kesuksesan satgas PMDG sempat diapresiasi BNPB dan menjadi percontohan bagi pesantren-pesantren lain di Indonesia untuk tetap melaksanakan pendidikan di masa pandemi.
Kesiapan PMDG untuk menciptkan Pesantren Sehat selama pandemi ditunjukkan dengan adanya RS Yasyfin yang baru saja dilaunching.

"Kita mendirikan RS Yasyfin bukan untuk bisnis, namun untuk memenuhi kebutuhan kita. Dan juga manfaatnya bisa meluber ke masyarakat. RS ini adalah RS untuk umum. Bukan hanya untuk santri, namun juga untuk umum. Adanya RS ini merupakan kesederhanaan, karena memenuhi kebutuhan bukan memenuhi keinginan," kata Kiai Akrim.
Kiai Akrim juga menjelaskan semua yang ada di PMDG untuk kebutuhan pendidikan.
Untuk mengajarkan pada santri secara riil tentang kemandirian dan peduli pada kesehatan.
"Kita mengirim kader kita ke berbagai fakultas kedokteran. Merekalah yang akan menjadi input sebagai tenaga kesehatan di RS Yasyfin ini," katanya.
Kiai Akrim juga mengapresiasi kehadiran pihak-pihak di acara ini. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Dandim Ponorogo, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin, Kapolres Ponorogo, AKBP Moch Nur Azis dan beberapa tokoh setempat.



"Kedatangan bapak-bapak sekalian meringankan beban kita. Karena bertambah yang bertanggung jawab atas pondok. Pondok ini telah diwakafkan kepada ummat," kata Kyai Akrim.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dalam sambutannya menyatakan kegiatan vaksin di PMDG merupakan upaya dari pemerintah untuk mempercepat herd immunity.
"Kta sedang melakukan percepatan herd immunity. Semoga ikhtiyar ini diridhoi Allah, santri-santri Gontor dan ustadz-ustadznya sehat wal afiat. Kami sangat peduli pada pesantren, apalagi kami akan mengembangkan wisata religi dan pendidikan," katanya.
Dalam kesempatan ini, Dandim Ponorogo secara simbolis juga menyerahkan bantuan vaksin Covid-19 dari Pangdam Brawijaya.
Dandim Ponorogo, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin menyampaikan untuk tahap awal vaksin yang dialokasikan di PMDG sebanyak 5000 dosis. Hal tersebut 50 persen dari seluruh dosis yang direncanakan.
"Seluruh Ponpes di jatim diharapkan akan mendapat vaksinasi," katanya.
Konten Terkait
Puncak Kesyukuran Satu Abad, PMDG Terbitkan Panduan Teknis Reuni Akbar 100 Tahun Gontor

Rapat Koordinasi Forbis dan PP IKPM Bahas Pelaksanaan Forbis Expo dalam Rangka 100 Tahun Gontor

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid Pastikan WMSJ 2025 Aman dan Siap Diselenggarakan

Edukasi Bisnis Stand Expo Hingga Pengadaan Alat Komunikasi, FORBIS IKPM GONTOR Full Support Sukseskan Jambore Dunia 2025
Jakarta, 27 Juli 2025 — Forum Bisnis (FORBIS) IKPM Gontor terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan strategis berskala global yang mempererat ukhuwah Islamiyah dan semangat kebersamaan antar generasi muda. Hal ini ditandai dengan pertemuan resmi antara jajaran panitia World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) dengan Sekretaris Jenderal FORBIS, David Rusdianto, yang digelar di Kantor Majalah Gontor, Sekretariat Panitia Jambore Dunia. Dalam pertemuan tersebut hadir empat Ketua Panitia Jambore: Kak Aditya Warman, Kak Akrimul Hakim, Kak Zakianto, dan Kak Reza Azhari, serta Kak Yoga Yusuf selaku penanggung jawab Expo Jambore. Turut mendampingi pula perwakilan dari pengurus FORBIS dan tim panitia Jambore Dunia, yaitu Kak Fauzi Iriyanto dan Kak Fajar Shodiq. Jambore Dunia 2025 yang bertajuk World Muslim Scout Jamboree ini rencananya akan diikuti oleh lebih dari 15.000 peserta dari seluruh dunia, dan akan diselenggarakan pada 9–14 September 2025 bertempat di Cibubur Camping Ground, Jakarta. Ini menjadi momentum besar bagi para pemuda muslim untuk bertemu, belajar, dan berkolaborasi dalam semangat kepanduan, keislaman, dan pengabdian.

Kunjungan Rektor Azhar ke Gontor Ungkap Kedekatan Indonesia-Mesir: Cerita Prabowo Disambut Meriah 15 Ribu Mahasiswa di Al-Azhar Jadi Sorotan

