Diprakarsai Oleh FORBIS, Kiai Hasan Kobarkan Semangat Keberkahan di Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gontor Auto Service
Kabar

Diprakarsai Oleh FORBIS, Kiai Hasan Kobarkan Semangat Keberkahan di Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gontor Auto Service

Minggu, 12 Desember 2021 | 15.43 GMT+7

Husain Sanusi

Husain Sanusi

Tim Redaksi

Bagikan

FORBIS// PONOROGO - Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH. Hasan Abdullah Sahal, mengungkapkan perasaan semangatnya ketika menyampaikan pesan dan nasihat di acara Peletakan batu pertama pembangunan Gontor Auto Service (GAS) di Jalan Sultan Agung, Ponorogo, Minggu (12/122021).

FORBIS// PONOROGO - Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH. Hasan Abdullah Sahal, mengungkapkan perasaan semangatnya ketika menyampaikan pesan dan nasihat di acara Peletakan batu pertama pembangunan Gontor Auto Service (GAS) di Jalan Sultan Agung, Ponorogo, Minggu (12/122021).

"Saya dan kami semangat dan sudah lama menunggu kapan realisasinya karena kita ini mendidik dan kami semua datang kesini. Kita ini mendidik. FORBIS yang memprakarsai bersama kita semua supaya tahu ini pendidikan. Jadi kita tidak lepas mendidik dan dididik, semua terdidik dan semua mendidik, inilah Gontor inilah kita semua, termasuk yang di perkebunan itu juga pendidikan," kata Kiai Hasan.

Gontor sebagaimana diketahui berencana membuka unit usaha baru berupa Gontor Auto Service (GAS) yang akan bergerak di bidang otomotif diantaranya, ganti ban, ganti oli, tune up, cuci mobil dll. Unit usaha ini merupakan kolaborasi antara Pondok Modern Gontor di bawah kendali YPPWPM dengan FORBIS IKPM Gontor yang dikomandoi Ketum FORBIS, Agus Maulana.

Dalam sambutannya, Kiai Hasan mengingat sebuah cerita yang dikisahkan oleh pendiri Gontor, KH. Imam Zarkasyi.
"Suatu ketika Pak Zar berkata kepada kami di kelas, kalau ada orang mengatakan kepadamu ada orang namanya fulan dia kaya sekali, sawahnya luas, tokonya banyak. Kalau kamu jumpai orang seperti itu, apa yang akan kamu katakan?," kata Kiai Hasan mengenang ucapan Pak Zar.

Kiai Hasan melanjutkan cerita, teman-temannya satu kelas menjawab dengan berbagai jawaban diantaranya; Mudah-mudahan kayanya dengan jalan yang halal, Kita bersyukur bahwa di barisan umat kita ada yang kaya, dan membesarkan hati kita, mudah-mudahan kekayaannya bermanfaat bagi organisasi bagi pendidikan, kita bersyukur dan Insya Allah kita bisa mengikuti bagaimana proses dia jadi kaya.

"Sampai 4-5 jawaban, untung yang ditanya bukan saya. Kalau saya yang ditanya tidak tahu lagi jawabannya, karena jawaban ini yang paling tepat. Lalu, Pak Zar tiba-tiba berkata, Apa kata Pak Sahal? Sambil melirik saya," kata Kiai Hasan menirukan Pak Zar.

"Dengarkan! Ini dari Pak Sahal, saya akan sampaikan ke kalian. Kalau saya mau mendapatkan duit dan kaya tidak akan kalah dengan orang-orang se-Ponorogo, tapi saya tidak punya santri dan tidak punya pondok," kata Kiai Hasan menirukan Pak Zar.

Mendengar jawaban tersebut, Kiai Hasan mengaku terbelalak karena jawabannya seperti menantang orang kaya.

Kiai Hasan lalu melanjutkan, Dunia ini berjalan, dunia berubah, nasib manusia ibarat bola digilir. Sekarang, Gontor mendidik punya santri ngurusi santri ini-itu dan sebagainya dan menurut keyakinan kita kira-kira yang terkaya di Ponorogo sekarang adalah Gontor. Tapi Gontor masih punya pendidikan punya santri punya pesantren. Itulah kata-kata pak Sahal dan menjadi terbukti hari ini.

"Ini untuk membesarkan hati kita, bahwasanya kita tanpa meninggalkan syariah kita bisa kaya. Dengan Yang halal saja bisa kita kaya tanpa korupsi, tanpa sogok suap kita bisa kaya. Inilah ibadah kita mendidik santri untuk bener, baik, pinter dan mengajak kepada kebaikan
Maka kami semangat sekali tapi Insya Allah kita akan berhasil," kata Kiai Hasan.

Meski demikian, Kiai Hasan tetap mengingatkan semua pihak baik alumni maupun non alumni yang punya niatan akan bekerjasama bisnis dengan Pondok Modern Gontor.

"Ada kata-kata ga enak, siapapun itu mau alumni, bukan alumni, pengusaha atau profesional kalau berniat transaksi dengan Gontor untuk untung biasanya akan rugi. Maka hati-hati transaksi dengan Gontor biasanya akan rugi. Orang yang transaski dengan Gontor yang siap rugi Insya Allah akan untung, maka kita optimis karena sejarahnya seperti ini," tegas Kiai Hasan.

Kiai Hasan menegaskan bahwa apa yang berjalan Gontor dari barokah ke barokah, bumi yang baik, tanah yang baik buahnya juga akan baik begitupun sebaliknya.

"Maka, mari kita semua kembali kepada Allah. Akhirul kalam ke Gontor apa yang kau cari, berbaik-baik dengan Gontor apa yang kau cari, oleh karena itu kembalilah kepada Allah. Bukan untuk kita tapi untuk panca jangka yang akan datang," kata Kiai Hasan.

Peletakan batu pertama pembangunan Gontor Auto Service ini dihadiri oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH. Hasan Abdullah Sahal, KH. Akrim Mariyat, Direktur KMI, KH. Masyhudi Sobari, Ketua PP IKPM Gontor, Ustadz Adib Fuadi Nuriz, Ketua YPPWPM, Ustadz Ismail Budi Prasetyo, Direktur SPBU Gontor, Ustadz Hanif Hafidz, dan beberapa guru Pondok Modern Gontor.

Hadir dari tim eksternal Gontor Auto Service, antara lain Ketua Umum PP FORBIS, Agus Maulana (Owner Agus Lio Ban Grup), General Manager Nawilis Grup, Bambang (salah satu jaringan otomotif terbesar di Jakarta), FAC Institute (konsultan pembukuan) Fajar Shodiq bersama dengan tim.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada bapak pimpinan pondok, ketua lembaga, asatidzah dan segenap undagan. GAS ini banyak yang membantu baik dari alumni maupun non alumni. Ustadz Agus Maulana (ketua Forbis) beliau sudah menekuni bisnis auto sudah lama dan pengalaman, ustadz Fajar yang nanti akan back up sisi manajemen keuangan. Dari luar alumni juga ada yang tulus mau membantu beliau adalah Pak Bambang, dari Jakarta beliau sudah puluhan tahun menggeluti bisnis ini. Beliau sudah berkali-kali datang ke pondok dan memilih lokasi dari sekian tanah yang kita miliki dan ditentukan tanah ini," kata Ketua YPPWPM, Ustadz Ismail Budi Prasetyo.

Pembangunan bengkel GAS berdiri di atas lahan seluas, 628 meter persegi. Bangunan diarsiteki oleh, Ariston, dan diperkirakan akan selesai pada pertengahan tahun 2022.

Tim Media FORBIS

Diterbitkan oleh ForbisDiperbarui 15 September 2026

Konten Terkait

Kabar26 Jul 2026

Puncak Kesyukuran Satu Abad, PMDG Terbitkan Panduan Teknis Reuni Akbar 100 Tahun Gontor

Puncak Kesyukuran Satu Abad, PMDG Terbitkan Panduan Teknis Reuni Akbar 100 Tahun Gontor
Press Release15 Feb 2026

Rapat Koordinasi Forbis dan PP IKPM Bahas Pelaksanaan Forbis Expo dalam Rangka 100 Tahun Gontor

Rapat Koordinasi Forbis dan PP IKPM Bahas Pelaksanaan Forbis Expo dalam Rangka 100 Tahun Gontor
Kabar31 Agu 2025

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid Pastikan WMSJ 2025 Aman dan Siap Diselenggarakan

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid Pastikan WMSJ 2025 Aman dan Siap Diselenggarakan
Press Release27 Jul 2025

Edukasi Bisnis Stand Expo Hingga Pengadaan Alat Komunikasi, FORBIS IKPM GONTOR Full Support Sukseskan Jambore Dunia 2025

Jakarta, 27 Juli 2025 — Forum Bisnis (FORBIS) IKPM Gontor terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan strategis berskala global yang mempererat ukhuwah Islamiyah dan semangat kebersamaan antar generasi muda. Hal ini ditandai dengan pertemuan resmi antara jajaran panitia World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) dengan Sekretaris Jenderal FORBIS, David Rusdianto, yang digelar di Kantor Majalah Gontor, Sekretariat Panitia Jambore Dunia. Dalam pertemuan tersebut hadir empat Ketua Panitia Jambore: Kak Aditya Warman, Kak Akrimul Hakim, Kak Zakianto, dan Kak Reza Azhari, serta Kak Yoga Yusuf selaku penanggung jawab Expo Jambore. Turut mendampingi pula perwakilan dari pengurus FORBIS dan tim panitia Jambore Dunia, yaitu Kak Fauzi Iriyanto dan Kak Fajar Shodiq. Jambore Dunia 2025 yang bertajuk World Muslim Scout Jamboree ini rencananya akan diikuti oleh lebih dari 15.000 peserta dari seluruh dunia, dan akan diselenggarakan pada 9–14 September 2025 bertempat di Cibubur Camping Ground, Jakarta. Ini menjadi momentum besar bagi para pemuda muslim untuk bertemu, belajar, dan berkolaborasi dalam semangat kepanduan, keislaman, dan pengabdian.

Edukasi Bisnis Stand Expo Hingga Pengadaan Alat Komunikasi, FORBIS IKPM GONTOR Full Support Sukseskan Jambore Dunia 2025
Kabar26 Jun 2025

Kunjungan Rektor Azhar ke Gontor Ungkap Kedekatan Indonesia-Mesir: Cerita Prabowo Disambut Meriah 15 Ribu Mahasiswa di Al-Azhar Jadi Sorotan

Kunjungan Rektor Azhar ke Gontor Ungkap Kedekatan Indonesia-Mesir: Cerita Prabowo Disambut Meriah 15 Ribu Mahasiswa di Al-Azhar Jadi Sorotan
Kembali ke Blog