7 Marketplace Terbaik Di Indonesia Dengan Jumlah Pengunjung Paling Banyak

7 Marketplace Terbaik Di Indonesia Dengan Jumlah Pengunjung Paling Banyak

FORBIS.ID__ Marketplace merupakan perantara yang mempertemukan penjual dan pembeli di dunia maya, layaknya pihak ketiga dalam transaksi online yang menyediakan tempat transaksi berupa website atau aplikasi selain menyediakan tempat, marketplace juga menyediakan fasilitas pembayaran secara langsung disana.

Marketplace merupakan satu dari sekian banyaknya platform yang digunakan banyak orang untuk melakukan perdagangan online. Karena dalam beberapa tahun terakhir, transaksi perdagangan online atau ecommerce di Indonesia mengalami peningkatan. Dilansir dari laman katadata, di tahun 2014 lalu nilai transaksi perdagangan online di Indonesia hanya berada dijumlah Rp 25,1 triliun, lau pada tahun 2016 meningkat menjadi Rp 108,4 triliun dan angka ini terus meningkat dari tahun ke tahun.

Dengan ketatnya persaingan penjualan marketplace di Indonesia, ada marketplace yang mampu bertahan. Apa saja marketplace yang saat ini masih eksis dan tetap bertahan di Indonesia sampai saat ini?

1. Tokopedia

Tokopedia didirikan pada tahun 2009 oleh William Tanuwijaya. Pada tahun 2019 Tokopedia mendapatkan peringkat marketplace terbesar di Indonesia dengan jumlah kunjungan per bulan mencapai 137,2 juta. Tokopedia juga merupakan salah satu startup unicorn di Indonesia dimana valuasi marketplace ini telah mencapai lebih dari US$ 1 miliar.

2. Bukalapak

Bukalapak didirikan pada tahun 2010 oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Muhammad Fajrin Rasyid di Bandung, Jawa Barat. Pada awalnya Bukalapak merupakan toko online yang membantu pelaku UKM atau Usaha Kecil Menengah untuk bisa merambah ke dunia bisnis online. Saat ini Bukalapak semakin melebarkan sayapnya dengan membuat program bernama Mitra Bukalapak, yang bekerjasama dengan warung-warung dan membantu mereka meningkatkan penjualan dengan jumlah pengunjung mencapai 115.256.600 perbulan. Bukalapak juga menyediakan platform e-commerce untuk berbagai brand dan individu agar mudah membeli dan menjual online.

3. Shopee

Shopee merupakan marketplace yang berasal dari Singapura dan mulai melakukan ekspansi ke Asia Tenggara pada tahun 2015, Indonesia termasuk ke dalamnya dengan jumlah pengunjung 95.300.000 perbulannya. Pada tahun 2019 Shopee berhasil menduduki posisi ketiga sebagai marketplace terbesar di Indonesia. Shopee memiliki berbagai fitur yang membuatnya diminati oleh pengguna di Indonesia, fitur-fitur yang ada di Shopee antara lain Shopee gratis ongkir, Shopee Game, Shopeepay, Shopee Koin, dan lainnya. Tidak hanya dalam fitur, Shopee juga melakukan promosi besar-besaran untuk memperkenalkan produknya, mulai dari menggaet artis-artis besar, mengadakan live di televisi, sampai berbagai hadiah undian dengan syarat-syarat yang sangat mudah.

4. Lazada

Lazada didirikan pada tahun 2011 oleh  Rocket Internet, rekayasa e-commerce China. Alibaba mengakuisisi saham, pengendali Lazada dan operasinya di Asia Tenggara pada tahun 2016. Lazada sendiri merupakan department store dan pasar online untuk pengecer untuk menjual produk mereka sendiri. Pada tahun 2019 lazada menduduki peringkat ke 4 dengan jumlah pengunjung 52.044.500 perbulan.

5. Blibli

Blibli merupakan marketplace yang ada di Indonesia dengan konsep belanja seperti di mal. Blibli didirikan oleh PT Global Digital Niaga, anak perusahaan dari Djarum pada tahun 2010. Blibli menjalin kerjasama dengan teknologi provider kelas dunia, mitra logistik, banking partner, serta merchant dengan standar yang telah ditentukan untuk menciptakan sistem back-end yang akan memenuhi kebutuhan pengguna di Blibli. Marketplace ini mampu menduduki peringkat ke 5 dengan jumlah pengunjung sebanyak 34.200.00 perbulannya.

6. Jd.id

JD.ID mulai beroperasi di Indonesia pada Oktober 2015 dan memiliki fokus menyediakan produk elektronik dan gadget yang sulit ditemukan seperti beberapa produk Apple dan Lenovo. Lambat laun, JD.ID tidak hanya memasarkan produk-produk elektronik dan gadget namun juga merambah ke pakaian dan sepatu olahraga dan juga produk kecantikan dan kesehatan. Jd.id didirikan pada tahun 1998 oleh Liu Qiangdong atau Richard Liu sebagai toko fisik yang menjual produk optim magnet di Beijing, China sampai saat ini pengunjung situs ini mencapai 8.600.000 perbulannya.

7. Orami

Dibandingkan dengan ecommerce yang lainnya orami cukup berbeda, karena segmentasi dari orami ini lebih ke perlengkapan bayi, ibu hamil, perlengkapan rumah tangga dan kecantikan. Orami didirikan oleh Ferry Tenka dan Gusmantara Ekamukti Himawan. Orami mampu menduduki posisi ke 7 dari sekian banyaknya situs ecommerce di Indonesia dengan pengunjung mencapai 9.050.000 perbulannya.

Ditulis oleh: Forbis
Tim IT Forum Bisnis (FORBIS) PP IKPM Gontor