Cari Tahu Apa Itu Marketing Mix Dengan Point 4P dan 7P

Cari Tahu Apa Itu Marketing Mix Dengan Point 4P dan 7P

FORBIS//

Mengelola bisnis baik secara online atau pun offline harus memahami “marketing mix” sehingga bisa membantu proses pemasaran secara optimal. Bukan hanya soal produk yang berkualitas atau pun layanan, tapi yang paling penting adalah strategi marketing yang benar-benar terencana dengan matang sehingga efektif menyasar target pasar.  

Marketing mix sudah banyak digunakan oleh para pebisnis dan menghasilkan kesuksesan, sehingga ini bukan konsep marketing yang dibilang baru, tapi strategi yang sudah lama digunakan. Nah, berikut bahasan tentang marketing mix. 

Marketing mix atau disebut juga bauran pemasaran adalah konsep marketing dengan menggunakan  variabel-variabel yaitu products, price, promotions, place, people, process dan physical evidence. Dan inilah yang dinamakan marketing mix 7P. Sedangkan konsep 4P hanyalah pengurangan dari 7P atau 4P disempurnakan oleh 7P. 4P itu terdiri dari Products, price, promotions, dan place. Jadi 7P bisa dibilang lebih lengkap, tidak hanya berorientasi para produk semata.

Jadi perusahaan yang ingin mengejar profit yang maksimal atau kesuksesan bisnisnya maka gunakanlah marketing mix 7P ini. Dengan 7P ini, perusahaan bisa menghasilkan respon yang diingikan dari target pasar. Perlu diketahui bahwa Neil Bordan adalah orang yang pertama kali memperkenalkan konsep marketing mix ini pada pertengahan abad 20 yang terinspirasi dari gagasan James Cullington. 

Keuntungan yang diperoleh jika menerapkan 7P ini adalah: Bisa memperkuat perusahaan dengan menampilkan kelebihannya dan meminimalkan kelemahan bisnisnya, semakin kompetitif dan kemudahan beradaptasi dengan situasi market, memiliki kemampuan berkolaborasi dengan mitranya dan saling menguntungkan. 

Konsep marketing ini membantu perusahaan membuat planning strategi pemasaran dengan tepat, sehingga produk begitu mudah diterima oleh target pasar dengan baik. 

Mari kenali satu persatu konsep marketing mix ini. 

Pertama mengenai produk(Product). Produk adalah alasan kenapa harus ada perusahaan bisnis. Dan produk bukan hanya berupa barang, tetapi bisa dalam bentuk jasa atau pun produk digital. 

Dalam konsep marketing ini, produk dipastikan dulu apakah dibutuhkan pasar atau tidak? Apakah produk yang akan anda tawarkan sangat diinginkan masyarakat atau tidak? Dan pastikan juga bahwa produk yang anda tawarkan adalah solusi yang dialami target konsumen anda. 

Misalnya, masyarakat butuh sandal yang nyaman dipakai, berbahan kuat serta awet, tidak licin ketika dipakai dipermukaan lantai yang basah, dan modelnya pun begitu trendi dan keren. Maka solusinya adalah buatlah sendal dari bahan yang ringan dan berkualitas yang bisa menopang keinginan masyarakat itu, dan tentu saja modelnya pun tidak jelek-jelek amat. 

Selama masa pandemi covid-19 ini, kesulitan masyarakat sangat jelas sekali terlihat, dan peluang itu menjadi keuntungan tersendiri bagi perusahaan digital seperti Zoom. Ada banyak pengguna zoom saat ini yang masih setia menggunakannya meskipun pandemi sudah mulai tampak melandai. Zoom telah menjawab kesulitan masyarakat sehingga bisa terlaksana kegiatan-kegiatan seperti webinar, kajian online, kuliah online dan lainnya. 

Jadi rumusan untuk menentukan sebuah produk adalah sebagai berikut: 

  • Solusi apa yang anda berikan pada konsumen dari masalah yang mereka hadapi? 
  • Untuk memenuhi kebutuhan konsumen, produk itu memiliki fitur apa saja? 
  • Cara menggunakan produk itu seperti apa, mudah ataukah sulit bagi konsumen? 
  • Cukup menarik kah nama produk yang anda ingin tawarkan? 
  • Dimana letak perbedaan produk anda dengan persaing anda? 

Kedua adalah soal harga(Price). Yaitu sebuah nominal tertentu atau sejumlah uang yang dikeluarkan oleh konsumen untuk mendapatkan produk. Ada harga yang rendah dan juga tinggi. Harga yang rendah dari suatu produk biasanya lebih banyak menyerap konsumen, sedangkan harga tinggi adalah sebuah ranah eksklusif.

Secara mendasar harga ini didapatkan dari selisih dari biaya produksi, artinya jumlah nominal yang ditetapkan sudah bisa mencover dari biaya produksi sehingga bisnis anda tetap eksis alias tetap bernafas atau berkesinambungan. Dan tentu saja hampir setiap perusahaan sudah punya hitungan yang cermat dalam menentukan harga produknya. Harga yang ditetapkan juga bisa mempengaruhi persepsi konsumen. 

Jadi hal-hal yang harus diperhatikan dalam menentukan harga sebagai berikut: 

  • Harga yang akan anda tentukan apakah sudah menguntungkan? 
  • Harga yang anda akan tentukan bagaimana perbandingannya dengan pesaing anda? 
  • Apakah pelanggan anda sangat sensitif soal harga? Atau bagaimana respon pelanggan anda soal harga yang anda tentukan? 
  • Mestikah ada diskon dari harga yang ditentukan itu? 
  • Bisakah pelanggan menggunakan fasilitas kredit dari harga produk anda? 

Ketiga adalah tempat(Place). Place saat ini sudah merambah ke online, mulai dari website, marketplace, sosial media, dan lainnya. Jadi tidak hanya berbentuk fisik seperti kantor, gudang, dan toko. Sebelum menentukan tempat atau lokasi bisnis anda, maka perhatikan pelanggan anda dimana mereka biasa berinteraksi, misalnya jika anda merambah dunia online, maka perhatikan target pelanggan anda terbiasa menggunakan platform apa? Jadi hal-hal yang harus diperhatikan soal tempat ini adalah : 

  • Target pelanggan anda seringnya dimana? 
  • Produk anda bisa terdistribusi saat ini atau bekerja di saluran mana?
  • Dan pesaing anda terbiasa menjual produknya dimana saja? 

Keempat adalah promosi(Promotion). Yaitu kegiatan memperkenalkan produk anda sehingga menyasar target pelanggan dan akhirnya bisa menghasilkan penjualan. Promosi ini kelanjutan dari ketiga variabel sebelumnya, jadi setelah adanya produk, kemudian menentukan harga, lalu lokasi, maka kegiatan promosi adalah tahap berikutnya yang harus dilakukan agar target pasar diraih. 

Promosi saat ini tidak hanya melulu media cetak dan elektronik zaman jadul seperti brosur, reklame, iklan di tv, dan lainnya, tetapi sekarang pelaku bisnis berbondong-bondong merambah ke strategi promosi digital seperti memanfaatkan fasilitas iklan media sosial, pay per click, website dan lain-lain. bahkan muncul peusahaan yang menawarkan jasa mempromosikan produk dengan memaksimalkan SEO atau pun pembuatan video interaktif promosi. 

Berikut pertanyaan-pertanyaan yang berkenaan dengan promosi untuk menghasilkan output yang baik sehingga sangat membantu bisnis anda. 

  • Media apa saja yang sering diakses target pelanggan anda ketika mencari informasi? 
  • Untuk mempromosikan produk anda, pesan seperti apa jenisnya sehingga sangat efektif berpromosi? 
  • Promosi tersebut kapan waktunya menyasar target market? 
  • Apakah pesaing anda melakukan promosi juga? Bagaimana model dan caranya? 

Kelima adalah Orang(People). Pada poin ini merupakan tambahan atau pelengkap dari 4P seperti yang disinggung sebelumnya. People atau orang disini termasuk orang-orang yang menjalankan perusahaan dan sudah pasti bagian penting dari perusahaan anda, seperti customer services, staff marketing, staff pengemasan, pengiriman barang, trainer dan lainnya. Mereka ini harus memiliki keutamaan seperti: mampu memberikan pelayanan berkualitas, bersemangat secara tulus bukan dibuat-buat atau “drama”, dan terbuka atau mau menerima saran dan masukan serta feedback. 

Keenam adalah Proses(Process). Yaitu, bagaimana pelanggan atau konsumen menerima produk anda, layanan seperti apa yang konsumen terima, misalnya bagaimana prosedurnya, mekanismenya atau alur proses yang perlu konsumen lakukan agar bisa mendapatkan produk atau layanan anda. Jadi pastikan bahwa proses semua itu sudah anda atur dengan baik, dan kebutuhan apa saja yang diperlukan sehingga dapat menghemat biaya. Dan yang terpenting adalah proses yang mudah bagi konsumen untuk mendapatkan produk yang anda jual. 

Dan yang terakhir atau yang ketujuh adalah bukti fisik(Physical Evidence). Yaitu semua yang bisa konsumen saksikan ketika berinteraksi dengan bisnis anda. Mulai dari kemasan produk, kwitansi pengiriman, tanda terima, situs website, bentuk logo, desain toko, dan lain-lainnya. Bahkan, elemen ini juga bisa mengacu pada bagaimana cara staff Anda bekerja, atau pun bahkan bagaimana cara berpakaian staff anda, rapi ataukah tidak. Kelengkapan dari komponen bukti fisik ini membuat pelanggan anda dapat lebih yakin memilih dan menggunakan produk anda, sehingga bisnis anda sukses mendapatkan penjualan yang lebih melimpah jika dibandingkan dengan sebelumnya. 

Ditulis oleh: Forbis
Tim IT Forum Bisnis (FORBIS) PP IKPM Gontor