Egg Roll Ubi Ungu Shasa Produk Kuliner Ikon Oleh-Oleh Khas Jogja
Sabtu, 26 November 2022 | 15.46 GMT+7
Muhammad Amin Khizbullah
Tim Redaksi

FORBIS.ID-- Egg Roll Ubi Ungu Shasa atau Sweet Purple Potatoes adalah industri rumah tangga yang berdiri sejak bulan Desember 2010, di Dusun Bedukan, Desa atau Pleret, Kecamatan Pleret, Bantul, Yogyakarta, yang didirikan oleh pasangan M. Luthfi Yuniarto dan Almuna Fasah Asyarifah.
Bisnis kuliner milik alumni Gontor 1991 ini dirintis sebagai usaha keluarga yang diKelola dengan semangat dan manajemen kekeluargaan.

Latar belakang karyawan dari usaha ini adalah ibu rumah tangga, janda, dan keluarga kurang mampu yang rata-rata berpendidikan tamatan SD. Dari awal berdiri sampai sekarang, perusahaan telah berkembang hingga memiliki 23 karyawan tetap, dan puluhan marketing lepas/freelance.
Proses produksi Egg Roll Ubi Ungu Shasa melalui proses standar baku yang telah mendapatkan sertifikasi Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT) dengan No. 8063402011113 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Luthfi yuniarto aktif mengisi kegiatan seminar maupun workshop kewirausahaan dan UMKM di berbagai tempat.
Produksi di proses dengan kombinasi manual dan mesin. Proses Mesin meliputi pengolahan bahan baku dan pembuatan adonan. Sedangkan proses manual meliputi proses pematangan, pembentukan serta pengemasan produk.
Setiap proses masing-masing dijaga serta dijamin kualitas, kebersihan dan hasil sesuai output yang diharapkan. Produk Egg Roll Ubi Ungu saat ini telah dikenal sebagai salah satu ikon produk oleh-oleh Khas Jogja.

motivasi bisnis untuk para siswa sekolah menengah atas
Lebih lanjut Lutfi mengungkapkan bahwa Yogyakarta sebagai kota pelajar dan kota pariwisata memiliki potensi pasar yang bagus untuk bisnis kuliner apalagi untuk Egg Roll dengan bahan ubi ungu yang masih belum banyak kompetitor
“Kota Yogyakarta sebagai ikon kota pelajar, budaya selaras dengan pembembangan budidaya kuliner sebagai pendukung pariwisata. Produk kuliner Egg Roll sudah banyak beredar, tetapi sepengetahuan kami saat itu Egg Roll dengan bahan baku ubi ungu belum pernah ada.

Aktif menerima kunjungan dari santri akhir pondok modern darussalam Gontor, baik putra maupun putri
Sehingga kami berinovasi menciptakan produk Egg Roll dari bahan baku ubi ungu yang kemudian kami beri nama Egg Roll Ubi Ungu Shasa”. Jelas Lutfi ketika memaparkan alasannya memulai bisnis Egg Roll Ungu Sasha
“Yang membedakan produk Egg Roll yang ada dan beredar di masyarakat dengan Egg Roll Ubi Ungu Shasa adalah pada bahan baku ubi ungu, Keunggulan Ubi ungu dibandingkan bahan baku lainnya adalah hasil produk lebih awet, padat dan renyah (tidak mudah remuk). Selain itu, bahan baku ubi harganya relatif murah dan mudah di dapat” imbuhnya
Lutfi yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua IKPM Cabang Yogyakarta menyebutkan di awal perkembangannya Egg Roll Ubi Ungu Shasa diperkenalkan kepada public melalui mulut ke mulut “Produk ini awal mulanya kami memperkenalkan kepada masyarakat dari mulut ke mulut (pengajian, Arisan, rapat, acara keluarga, dll)” Ungkap Lutfi dalam laporan tertulisnya kepada forbis.id

Study tour siswa akhir ponpes AL-ISHLAH TAJUG INDRAMAYU di rumah produksi Ndalem Katelan Eggroll Shasa
Egg Roll Ubi Ungu Shasa adalah produk yang diharapkan dapat bersaing dengan produk kuliner lain dan diterima masyarakat, untuk itu perusahaan berupaya untuk membuatkan desain dan kemasan khas dengan harapan dapat menjadi ikon packaging produk Egg Roll Ubi Ungu Shasa. Inti utama pembuatan packaging tersebut adalah supaya dapat terjaga higienitas dan kebersihannya.
Kapasitas produksi Egg Roll Ubi Ungu Shasa adalah sebesar 700 kardus per-hari, namun saat ini perusahaan berencana memperluas tempat dalam rangka menambah jumlah karyawan sehingga dapat menambah produk baru serta meningkatkan kapasitas produksi.
Melihat bagaimana potensi besar bisnis kuliner Lutfi membeberkan rencananya untuk mengembangkan Egg Roll Ubi Ungu Shasa dengan menambah produk baru yang lebih variatif sehingga dapat bersaing di pasar kuliner Nusantara dengan berfokus pada pengembangan produk baru berbahan asli dari Indonesia

Selain bidang bisnis, sebagai ketua IKPM Cab. DI Yogyakarta, Luthfi yuniarto juga aktif menerima tamu Pondok dan mengunjungi Pondok Alumni Gontor.
“Kami akan berusaha memperluas usaha dengan menambah produk baru yang lebih variatif dan kompetitif di pasar kuliner Indonesia, fokus pengembangan kuliner kami adalah menciptakan produk baru dengan bahan baku asli Indonesia” jelas Lutfi
Menurut Lutfi banyaknya permintaan dari konsumen menjadi alasan untuk mengembangkan usahanya, karena saat ini banyak pesanan yang terpaksa di tolak karena kapasitas produksinya yang terbatas .

Luthfi yuniarto juga aktif membina para mahasiswa Alumni Gontor, yang berkuliah di DI Yogyakarta
“Alhamdulillah saat ini kami tidak mengalami kesulitan dalam hal pemasaran, karena untuk pemasaran kami telah bekerjasama, dan dibantu oleh teman-teman sebagai marketing lepas/freelance sehingga produk kami dapat masuk ke supermarket, gerai dan toko oleh-oleh khas Jogja. Justru saat ini kami sangat kesulitan memenuhi kebutuhan konsumen karena keterbatasan produksi, untuk itu saat ini kami berencana memperluas tempat dan kapasitas produksi.” ujarnya
Sebagai produsen, Egg Roll Ubi Ungu Shasa siap bekerjasama dengan seluruh anggota FORBIS IKPM Gontor seluruh Indonesia, baik menjadi distributor, reseller, dan lain-lain. Informasi selengkapnya dapat menghubungi nomor whatsApp berikut ini 081392273779
Konten Terkait
Perkuat Sinergi Bisnis Alumni Gontor, Ketum FORBIS Pusat Hadiri Kopdar Bandung Raya & Soft Opening Inspira Cafe
Ketua Umum FORBIS Pusat hadiri Kopdar Bandung Raya dan meresmikan Inspira Cafe. Tempat ini disiapkan sebagai hub sinergi bisnis bagi alumni Gontor

Ekspansi Perluas Pasar Timur Tengah, Surabraja (PT SBCR) Siap Unjuk Gigi di Pameran CaféX & Hotelier 2026 Mesir
Surabraja pamerkan saus & sirup halal unggulan di CaféX & Hotelier 2026 Kairo. Ekspansi pasar HORECA Timur Tengah dan global bersama Forbis Gontor.

Kisah Santri Pendiri Startup HR Global, Epployee: Perjalan Sehingga Menjadi Runner up NextDev by Telkomsel incubator
Kisah inspiratif Bukhori Mardius membangun Epployee, startup HRIS berbasis AI kelas global tanpa modal yang sukses bersinar di The NextDev Telkomsel.

Edukasi Bisnis Stand Expo Hingga Pengadaan Alat Komunikasi, FORBIS IKPM GONTOR Full Support Sukseskan Jambore Dunia 2025
Jakarta, 27 Juli 2025 — Forum Bisnis (FORBIS) IKPM Gontor terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan strategis berskala global yang mempererat ukhuwah Islamiyah dan semangat kebersamaan antar generasi muda. Hal ini ditandai dengan pertemuan resmi antara jajaran panitia World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) dengan Sekretaris Jenderal FORBIS, David Rusdianto, yang digelar di Kantor Majalah Gontor, Sekretariat Panitia Jambore Dunia. Dalam pertemuan tersebut hadir empat Ketua Panitia Jambore: Kak Aditya Warman, Kak Akrimul Hakim, Kak Zakianto, dan Kak Reza Azhari, serta Kak Yoga Yusuf selaku penanggung jawab Expo Jambore. Turut mendampingi pula perwakilan dari pengurus FORBIS dan tim panitia Jambore Dunia, yaitu Kak Fauzi Iriyanto dan Kak Fajar Shodiq. Jambore Dunia 2025 yang bertajuk World Muslim Scout Jamboree ini rencananya akan diikuti oleh lebih dari 15.000 peserta dari seluruh dunia, dan akan diselenggarakan pada 9–14 September 2025 bertempat di Cibubur Camping Ground, Jakarta. Ini menjadi momentum besar bagi para pemuda muslim untuk bertemu, belajar, dan berkolaborasi dalam semangat kepanduan, keislaman, dan pengabdian.

Irwan Budi, Lulus Gontor Dididik Keras Ayah Ngontel di Jalanan Kini Jadi Pengusaha Rintis Pesantren Tahfidz Preneur Sragen
Dari sepeda ontel hingga membangun pesantren tahfidz dan kewirausahaan, Irwan Budi membuktikan bahwa karakter tangguh lahir dari keterbatasan dan perjuangan.

