Membidik Ide Unik Berbisnis ala Sarung Seragam
Rabu, 11 Januari 2023 | 14.11 GMT+7
Wahyu Mardhatillah
Tim Redaksi

Sarung seragam terinspirasi ketika melihat masyarakat di sekitar tempat tinggalnya, banyak yang bekerja sebagai produsen sarung.
FORBIS.ID-- Kesibukannya sebagai seorang guru, tak menyurutkan langkah Rakhmat Randiyan untuk menggeluti dunia bisnis.
Berbagai usaha pernah ia lakukan untuk mencoba peruntungan di jalur ini. Rakhmat sempat membuka usaha di bidang kuliner seperti roti dan es krim, Jamur Tiram, hingga Kedai Kopi. Sayangnya, Ia belum berjodoh dengan bidang bisnis inj. Usahanya kandas di tengah jalan dan tidak sesuai harapan.
Walaupun beberapa usaha sebelumnya gagal, alumni UNIDA Gontor tahun 2012 ini, tidak patah semangat untuk mencoba berwirausaha.
Setelah menikah, ia bertekad memulai bisnis baru. Kegagalan di bidang usaha sebelumnya, membuat Rakhmat banting setir. Ia ingin memiliki usaha dari hilir ke hulu yakni usaha yang menyediakan bahan baku sekaligus produknya.

Ide Sarung Seragam
Ide bisnis baru ini, muncul setelah Rakhmat mengamati kekuatan masyarakat di daerahnya. Hingga akhirnya, muncul ide bisnis menarik yang menggunakan kekuatan lokal.
Rakhmat melihat bahwa masyarakat di sekitar tempat tinggalnya, banyak yang bekerja sebagai produsen sarung. Sebagai alumni pesantren, terbersitlah ide bisnis untuk memadukan unsur kekuatan lokal di daerahnya dengan latar belakangnya sebagai santri.
Sarung merupakan salah satu ciri khas santri. Banyak pesantren yang membutuhkan sarung terutama sarung yang memiliki kesamaan motif serta warna. Berbekal keyakinan ini, akhirnya Rakhmat memulai bisnis sarung tenun custom yang khusus membidik market pesantren atau sekolah.

Pemasaran sarung seragam custom dilakukan melalui media sosial. Rakhmat menggunakan Website, Facebook, Instagram,Tiktok sebagai media promosi produknya.
Tanggapan positif untuk produknya mulai berdatangan. Ide dan produk dari sarung tenun seragam mendapat sambutan baik dari berbagai lembaga pendidikan.
Dengan hadirnya sarung seragam, lembaga pendidikan seperti pesantren atau sekolah, bisa memiliki sarung dengan motif, warna, dan nama instansi mereka sendiri.
Kesibukannya semakin meningkat dalam mengelola sarungseragam.com. Rakhmat terpaksa harus melepas kariernya sebagai guru. Dengan pesanan yang semakin meningkat, Ia harus fokus mengontrol produk sarung tenun custom miliknya agar semakin berkualitas.
Untuk menjaga kualitas produk, Rakhmat mengontrol proses pembuatan sarung sendiri. Sistem yang ia terapkan adalah dengan membuat tahapan proses quality control, agar sarung produk miliknya bisa sesuai harapan konsumen.

Selain itu, ia juga menekankan rasa tanggung jawab dan kejujuran pada tim-nya agar bisa meminimalisir kesalahan saat memproduksi sarung tenun custom. Alhamdulillah, saat ini, produk sarung tenun custom miliknya bahkan menerima pesanan dari luar negeri dan di export ke negeri jiran.
Setelah bergabung di Forum Bisnis Gontor, Ia mendapat kesempatan mengikuti Expo Forbis di GOR Gontor. Rakhmat berharap usahanya menjadi lebih maju dengan menjadi anggota ForBis.
Apalagi ForBis juga memfasilitasi kegiatan expo bagi anggotanya. Menurut Rakhmat, program expo ForBis membuka peluang besar untuk mengenalkan produk sarungseragam.com kepada jaringan alumni.
Ke depan, Rakhmat berharap bisa mendapatkan kesempatan yang lebih luas lagi untuk bekerja sama dengan para alumni Gontor, terutama bagi alumni yang memiliki lembaga pendidikan, seperti sekolah maupun pondok pesantren.
Profil Anggota
Nama: Rakhmat Randyan Yusuf
ALumni: 2008
Telepon: 085790577721
WA: 085790577721
Konten Terkait
Perkuat Sinergi Bisnis Alumni Gontor, Ketum FORBIS Pusat Hadiri Kopdar Bandung Raya & Soft Opening Inspira Cafe
Ketua Umum FORBIS Pusat hadiri Kopdar Bandung Raya dan meresmikan Inspira Cafe. Tempat ini disiapkan sebagai hub sinergi bisnis bagi alumni Gontor

Ekspansi Perluas Pasar Timur Tengah, Surabraja (PT SBCR) Siap Unjuk Gigi di Pameran CaféX & Hotelier 2026 Mesir
Surabraja pamerkan saus & sirup halal unggulan di CaféX & Hotelier 2026 Kairo. Ekspansi pasar HORECA Timur Tengah dan global bersama Forbis Gontor.

Kisah Santri Pendiri Startup HR Global, Epployee: Perjalan Sehingga Menjadi Runner up NextDev by Telkomsel incubator
Kisah inspiratif Bukhori Mardius membangun Epployee, startup HRIS berbasis AI kelas global tanpa modal yang sukses bersinar di The NextDev Telkomsel.

Edukasi Bisnis Stand Expo Hingga Pengadaan Alat Komunikasi, FORBIS IKPM GONTOR Full Support Sukseskan Jambore Dunia 2025
Jakarta, 27 Juli 2025 — Forum Bisnis (FORBIS) IKPM Gontor terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan strategis berskala global yang mempererat ukhuwah Islamiyah dan semangat kebersamaan antar generasi muda. Hal ini ditandai dengan pertemuan resmi antara jajaran panitia World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) dengan Sekretaris Jenderal FORBIS, David Rusdianto, yang digelar di Kantor Majalah Gontor, Sekretariat Panitia Jambore Dunia. Dalam pertemuan tersebut hadir empat Ketua Panitia Jambore: Kak Aditya Warman, Kak Akrimul Hakim, Kak Zakianto, dan Kak Reza Azhari, serta Kak Yoga Yusuf selaku penanggung jawab Expo Jambore. Turut mendampingi pula perwakilan dari pengurus FORBIS dan tim panitia Jambore Dunia, yaitu Kak Fauzi Iriyanto dan Kak Fajar Shodiq. Jambore Dunia 2025 yang bertajuk World Muslim Scout Jamboree ini rencananya akan diikuti oleh lebih dari 15.000 peserta dari seluruh dunia, dan akan diselenggarakan pada 9–14 September 2025 bertempat di Cibubur Camping Ground, Jakarta. Ini menjadi momentum besar bagi para pemuda muslim untuk bertemu, belajar, dan berkolaborasi dalam semangat kepanduan, keislaman, dan pengabdian.

Irwan Budi, Lulus Gontor Dididik Keras Ayah Ngontel di Jalanan Kini Jadi Pengusaha Rintis Pesantren Tahfidz Preneur Sragen
Dari sepeda ontel hingga membangun pesantren tahfidz dan kewirausahaan, Irwan Budi membuktikan bahwa karakter tangguh lahir dari keterbatasan dan perjuangan.

