Ust. Agus maulana, kedua dari kanan bersama Ustz Rafiah Rusyda, ditemani sang ayah.
Usaha Anggota

Investasi Leher Ke Atas, Kunci Sukses CV. Yuspin Produsen Pembalut Wanita di Solo Milik Alumni Mantingan 2008

Minggu, 1 Januari 2023 | 19.36 GMT+7

Agus Maulana

Agus Maulana

Tim Redaksi

Bagikan

CV Yuspin banyak berinvestasi dalam hal pengembangan sistem organisasi dan SDM atau istilahnya investasi leher ke atas.

FORBIS.ID-- Saya mengunjungi kediaman Ustz Rafiah Rusyda di Solo enam tahun yang lalu. Hanya ada kegiatan produksi rumahan biasa.

Beberapa tumpukan barang di sudut kamar. Berserakan tidak tertata. Lazimnya industri rumahan. Tidak ada yang istimewa.

Yang menarik saya untuk mengunjunginya adalah dia memproduksi pembalut wanita. Bukan pembalut biasa yang banyak beredar di pasaran.

Tapi pembalut kain yang bisa dicuci ulang. Penasaran. Kok bisa? Selama ini yang terbayang adalah pembalut sekali pakai langsung buang. Pasti ini sebuah produk kreatif. Out of the Box.

Ide bisnisnya bermula dari keresahan Ibunya. Punya problem iritasi dan alergi dengan pembalut biasa yang selama ini dipakai.

Ust. Agus Maulana dan Wasugi ketika berkunjung ke kantor CV Yuspin, Solo.

Tidak mudah mencari solusi atas problem ini. Ada produk import yang bagus tapi harganya tidak bersahabat. Dari sinilah ide bisnisnya mulai berkembang.

Menciptakan sebuah produk lokal yang berkualitas. Pembalut Kain yang mempunyai berbagai kelebihan dibandingkan produk sekali pakai yang selama ini banyak beredar di pasaran.

Seringkali ide bisnis muncul dari sebuah problem. Sehingga sebuah produk atau jasa yang diciptakan merupakan solusi atas persoalan yang ada.

Semakin besar tingkat problem solver yang ditawarkan, maka semakin besar pula kekuatan produk tersebut untuk dibutuhkan pasar. Disinilah kejelian seorang pebisnis menangkap peluang yang ada.

Baca Juga: Yayan Suryana, Luqman Hakim, Irfan Fauzan adalah Tiga Santri Pelopor Herbal Chicken Resto

DIBALIK KESUKSESAN CV. YUSPIN

Dalam kesempatan perjalanan ke Solo, akhir desember 2022, saya menyempatkan diri untuk kembali bersilaturahim ke Ustz Rafiah Ruysda atau akrab dipanggil Fia.

Kebetulan ayahnya alumni gontor tahun 1983. Ust Nur Ali Yusfin. Nama CV Yuspin diambil dari nama ayahnya. Setelah enam tahun dari kunjungan pertama, saya mendapati sesuatu yang sangat berbeda dari webnya.

Saat ini sudah ada ruangan khusus produksi sebesar lapangan futsal. Mesin produksi berjejer rapi. Rak yang berisi produk siap kirim tersusun berdasarkan tanggal produksi dan kategori produk. Ada alur produksi lazimnya sebuah manufaktur.

Product development terus dilakukan. CV Yusfin memastikan produknya aman dan higienis karena murni 100% diproduksi dari bahan kain dijahit, tidak mengandung jel atau bahan kimia lain serta teruji bebas klorin sesuai uji SNI dari Balai Besar Depkes. Produk Yusfin juga memilki Sertifikat Anti Bakteria langsung dari Jerman.

Baca Juga: Semangat dan Spirit Pengusaha Muslimah di Forbis

Di bagian depan, ada kantor marketing. Desktop dan Laptop berjejer di beberapa meja, menandakan banyaknya aktivitas yang dikerjakan. Disinilah pengelolaan administrasi dan marketing serta finance perusahaan dikendalikan. Telihat bahwa bisnis ini dikelola oleh sebuah team yang terstruktur.

Produk Yuspin

Produk Yuspin

Performa penjualan mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Melalui sistem kemitraan, saat ini jumlah keagenan CV Yusfin sudah tersebar di lebih dari 18 Provinsi di Indonesia, dengan ribuan reseller. Product nya sudah menjangkau market yang lebih luas. Penjualan online nya bisa ditemui dalam berbagai platform market place serta kanal digital lainnya.

Saya berfikir, pasti ada sesuatu yang dilakukan oleh pemilik perusahaan, sehingga performa nya menjadi sangat bagus. Ternyata benar. Rafiah Rusyda sejak awal banyak mengikuti pelatihan, kajian serta workshop bisnis. Dari yang gratisan sampai yang berbayar.

Tak terhitung berapa banyak serial yang diikuti. “Saya mendapatkan banyak insight dari kajian dan diskusi bisnis, networking saya jadi semakin luas” tuturnya.

Tidak cukup hanya mengikuti kajian dan pelatihan bisnis, Rafiah Ruysda bahkan meng-hire konsultan, coach atau mentor untuk membimbing arah dan perkembangan usahanya.

Produk CV. Yuspin

Produk CV. Yuspin

Sejak 2016 sudah beberapa konsultan yang sengaja dibayar untuk project dalam kurun waktu tertentu. Ada yang durasi 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Semua itu tentu membutuhkan pengorbanan dan biaya.

Menemukan konsultan dan mentor yang tepat juga tidak mudah. Beberapa kali gonta ganti mentor. Bahkan ada yang tidak sesuai antara apa yang dijanjikan dengan apa yang dipraktekan. Tapi Fia tidak menyerah. Dia terus mencari dan mencoba.

Saat ini mendapatkan konsultan yang dirasa lebih pas. Team nya punya background praktisi bisnis. Dia membimbing dan mengarahkan seluruh proses bisnisnya.

Baca Juga: Etika Bisnis Anggota FORBIS

Dibedah, dianalisis dan dibuatkan pola, skema, flow, SOP, KPI dan berbagai instrument management lainnya berdasarkan pada kondisi real dan diarahkan menuju kondisi ideal.

Kenapa sih kok berani bayar mahal konsultan untuk membesarkan perusahaan? “Saya sedang membeli masa depan”.

Saya ingin bisnis ini berjalan dengan sistem dan management yang kuat, terstruktur dan terus progresif. Saya ingin pensiun muda, di usia 40 tahun saya sudah tidak terlibat dalam operasional bisnis. Maka, perlu akselerasi agar mimpi ini bisa terwujud.

Itulah kenapa CV Yuspin banyak berinvestasi dalam hal pengembangan sistem organisasi dan SDM atau istilahnya investasi leher ke atas. Dan hasilnya, sangat jelas terlihat perbedaan performa 6 tahun yang lalu dengan kondisi saat ini. Itulah sejatinya seorang pebisnis. Beda dengan Pedagang.

Kontak CV. Yuspin:

Web: yuspinofficial.com
WhatsApp
Instagram

Diterbitkan oleh ForbisDiperbarui 15 September 2026

Konten Terkait

Kabar30 Jun 2026

Perkuat Sinergi Bisnis Alumni Gontor, Ketum FORBIS Pusat Hadiri Kopdar Bandung Raya & Soft Opening Inspira Cafe

Ketua Umum FORBIS Pusat hadiri Kopdar Bandung Raya dan meresmikan Inspira Cafe. Tempat ini disiapkan sebagai hub sinergi bisnis bagi alumni Gontor

Perkuat Sinergi Bisnis Alumni Gontor, Ketum FORBIS Pusat Hadiri Kopdar Bandung Raya & Soft Opening Inspira Cafe
Kabar7 Mei 2026

Ekspansi Perluas Pasar Timur Tengah, Surabraja (PT SBCR) Siap Unjuk Gigi di Pameran CaféX & Hotelier 2026 Mesir

Surabraja pamerkan saus & sirup halal unggulan di CaféX & Hotelier 2026 Kairo. Ekspansi pasar HORECA Timur Tengah dan global bersama Forbis Gontor.

Ekspansi Perluas Pasar Timur Tengah, Surabraja (PT SBCR) Siap Unjuk Gigi di Pameran CaféX & Hotelier 2026 Mesir
Usaha Anggota6 Mei 2026

Kisah Santri Pendiri Startup HR Global, Epployee: Perjalan Sehingga Menjadi Runner up NextDev by Telkomsel incubator

Kisah inspiratif Bukhori Mardius membangun Epployee, startup HRIS berbasis AI kelas global tanpa modal yang sukses bersinar di The NextDev Telkomsel.

Kisah Santri Pendiri Startup HR Global, Epployee: Perjalan Sehingga Menjadi Runner up NextDev by Telkomsel incubator
Press Release27 Jul 2025

Edukasi Bisnis Stand Expo Hingga Pengadaan Alat Komunikasi, FORBIS IKPM GONTOR Full Support Sukseskan Jambore Dunia 2025

Jakarta, 27 Juli 2025 — Forum Bisnis (FORBIS) IKPM Gontor terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan strategis berskala global yang mempererat ukhuwah Islamiyah dan semangat kebersamaan antar generasi muda. Hal ini ditandai dengan pertemuan resmi antara jajaran panitia World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) dengan Sekretaris Jenderal FORBIS, David Rusdianto, yang digelar di Kantor Majalah Gontor, Sekretariat Panitia Jambore Dunia. Dalam pertemuan tersebut hadir empat Ketua Panitia Jambore: Kak Aditya Warman, Kak Akrimul Hakim, Kak Zakianto, dan Kak Reza Azhari, serta Kak Yoga Yusuf selaku penanggung jawab Expo Jambore. Turut mendampingi pula perwakilan dari pengurus FORBIS dan tim panitia Jambore Dunia, yaitu Kak Fauzi Iriyanto dan Kak Fajar Shodiq. Jambore Dunia 2025 yang bertajuk World Muslim Scout Jamboree ini rencananya akan diikuti oleh lebih dari 15.000 peserta dari seluruh dunia, dan akan diselenggarakan pada 9–14 September 2025 bertempat di Cibubur Camping Ground, Jakarta. Ini menjadi momentum besar bagi para pemuda muslim untuk bertemu, belajar, dan berkolaborasi dalam semangat kepanduan, keislaman, dan pengabdian.

Edukasi Bisnis Stand Expo Hingga Pengadaan Alat Komunikasi, FORBIS IKPM GONTOR Full Support Sukseskan Jambore Dunia 2025
Catatan3 Jul 2025

Irwan Budi, Lulus Gontor Dididik Keras Ayah Ngontel di Jalanan Kini Jadi Pengusaha Rintis Pesantren Tahfidz Preneur Sragen

Dari sepeda ontel hingga membangun pesantren tahfidz dan kewirausahaan, Irwan Budi membuktikan bahwa karakter tangguh lahir dari keterbatasan dan perjuangan.

Irwan Budi, Lulus Gontor Dididik Keras Ayah Ngontel di Jalanan Kini Jadi Pengusaha Rintis Pesantren Tahfidz Preneur Sragen
Kembali ke Blog