Hobi Traveling Konsultan Properti Ini Miliki Omzet Ratusan Milyar Per Tahun
Rabu, 18 Januari 2023 | 21.01 GMT+7
Hajrul Aswadi
Tim Redaksi

Forbis.id -
Tidak kurang dari 50 negara yang telah dikunjunginya setelah lulus dari Pondok Modern tahun 2008 hingga sekarang mulai dari negara-negara di Asia, afrika hingga Eropa. Ustadz Budi Tristanto begitu nama panjangnya di Pondok atau sering dipanggil Mas Eko sehari-harinya. Santri Gontor asal kota Madiun ini memiliki hobi yang tidak biasa, ya hobinya adalah traveling. Baginya traveling dari satu kota ke kotal lainnya, satu tempat ke tempat lainnya, satu Negara ke Negara lainnya adalah bagian penting dalam menunjang karirnya sebagai seorang penyedia jasa konsultasi dibidang propertry.
“Sebagai seorang konsultan properti saya harus meluaskan sudut pandang” paparnya. Tentu saja traveling baginya bukan sekedar jalan-jalan biasa, melebarkan sudut pandang, menggali referensi dari berbagai gedung dan bangunan yang ia temui sepanjang jalannya di banyak kota dan Negara adalah hal yang wajib ia lakukan. Baginya menjadi seorang konsultan property tidak sebatas membangun sebuah rumah ataupun gedung fisik semata. Dalam pembangunan sebuah projek dibutuhkan perencanaan, analisa mendalam dan proses desain yang detil sehingga melahirkan karya yang istimewa dan traveling adalah salah satu kunci menunjang dirinya berkarya.

Setelah mencoba berbagai macam usaha dan gagal. Mulai dari jualan barang-barang elektronik hingga membuka travel sampai pada akhirnya memfokuskan diri pada agensi property dan pada tahun 2014 mendirikan PT. Tukang Profesional Grup yakni sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di bidang Jasa Konsultan Properti, Jasa Desain Arsitektur dan Jasa Pelaksanaan Pembangunan yang sudah mengerjakan berbagai macam proyek seperti Desain Kawasan Terintegrasi, Desain Kawasan Pariwisata, Siteplan Kawasan Perumahan, Gedung dan Hunian dan banyak lagi proyek-proyek lainnya. Kemudian pada tahun 2020 PT. Tukang Profesional Group mendirikan sebuah brand lagi dengan nama tukangprofesional.id dan saat ini memiliki 50 cabang diberbagai kota di dalam negeri.

Sejak awal berdiri tahun 2014 sudah 500 unit bangunan yang telah dihasilkannya berupa perumahan salah satunya dengan nama PT. Grand Mulia Property di Madiun. Memiliki kantor pusat di MCC Tower Lantai 38, Jl. Jenderal Sudirman No Kav 28, 10/01, Kuningan Jakarta Selatan perusahaan jasa konsultan property ini memiliki visi ingin menjadi perusahaan konsultan perencana arsitektur terbaik di Indonesia pada tahun 2025. Kita doakan saja semoga cita-cita mulia ini bisa terwujud. Amin.
Dengan brand barunya saat ini yaitu tukangprofesional.id ustadz Budi menargetkan jangkauan proyek yang lebih luas antara lain seperti yang tertera di laman web resminya yakni: Jasa Konsultasi Properti, Jasa Arsitek Perencanaan, Jasa Kontruksi dan Renovasi, Jasa Pengawasan hingga Jasa Perizinan Bangunan pun di garapnya. Dengan cakupan yang luas itu tidak heran ia memiliki puluhan arsitek dan ribuan karyawan bangunan di daerah-daerah. Sedangkan omzetnya secara malu-malu beliau sampaikan tidak kurang dari 100 milyar dalam setahun dan omzet pastinya “rahasia” kata beliau sambil tertawa.
Capaian itu cukup realistis menurut kami. Karena ketika kami bersilaturahmi dengan beliau secara daring posisinya saat itu sedang berada di NTT dan mengerjakan satu projek rumah yang bernilai 4 milyaran dan disitu masih banyak projek-projek perumahan beliau lainnya. Belum lagi projek yang ada di kota-kota besar dan banyak kota lainnya di belahan daerah nusantara, bisa dibayangkan keseluruhan omzetnya, sungguh fantastis.

Selain Aktif di Forbis IKPM Gontor, Ustadz Budi Tristanto yang hobi travelingnya terdorong karena kegagalannya berangkat ke Jambore Dunia di Belgia saat beliau nyantri di Gontor dulu disebabkan karena sesuatu hal hingga tidak jadi keluar negri, beliau juga aktif di beberapa perhimpunan pengusaha diantaranya HIPMI, KADIN, REI, HIMPERA, INKINDO dan juga GAPENSI. Dengan jadwal yang padat itu ustadz Budi masih meluangkan waktunya untuk berkhidmat kepesantren-pesantren yang membutuhkan jasa konsultasinya untuk merencanakan gedung asrama santri dan lain-lain. Baginya ia ingin mengikuti jejak para senior yang mewakafkan ilmu serta keahliannya untuk pondok pesantren lewat pengetahuan perencanaan pembangunan strategis yang ia miliki. Lebih jauh ia mengatakan bahwa pesantren-pesantren banyak memiliki asset berupa lahan kosong yang luas-luas. Untuk itu beliau dan H. Agus Maulana (Ketum Forbis) merencanakan untuk mengedukasi dan membantu pesantren agar mau mengembangkan asset tanahnya yang luas menjadi asset yang bernilai dan produktif dengan property terbatas yang dibangun disekitaran tanah pesantren-pesantren itu. Lebih jauh pria yang telah merencanakan jadwal travelingnya ke Amerika dan Australia di bulan Februari nanti ini membuka seluas-luasnya peluang sinergi bersama forbiser di daerah-daerah untuk mensuplai kebutuhan material bangunan untuk projek-projek yang ia kerjakan. Baginya bersinergi dan berkolaborasi antar sesama dengan konsep kemitraan yang beliau tawarkan bisa menjadi alternatif untuk saling bertumbuh dan memajukan antar sesama anggota Forbis IKPM dimanapun.

Instagram : @tukangprofesional.id
Website : www.tukangprofesional.id
Link Facebook : tukangprofesional.id
Kontak WA Perusahaan : 0818741111
Konten Terkait
Perkuat Sinergi Bisnis Alumni Gontor, Ketum FORBIS Pusat Hadiri Kopdar Bandung Raya & Soft Opening Inspira Cafe
Ketua Umum FORBIS Pusat hadiri Kopdar Bandung Raya dan meresmikan Inspira Cafe. Tempat ini disiapkan sebagai hub sinergi bisnis bagi alumni Gontor

Ekspansi Perluas Pasar Timur Tengah, Surabraja (PT SBCR) Siap Unjuk Gigi di Pameran CaféX & Hotelier 2026 Mesir
Surabraja pamerkan saus & sirup halal unggulan di CaféX & Hotelier 2026 Kairo. Ekspansi pasar HORECA Timur Tengah dan global bersama Forbis Gontor.

Kisah Santri Pendiri Startup HR Global, Epployee: Perjalan Sehingga Menjadi Runner up NextDev by Telkomsel incubator
Kisah inspiratif Bukhori Mardius membangun Epployee, startup HRIS berbasis AI kelas global tanpa modal yang sukses bersinar di The NextDev Telkomsel.

Edukasi Bisnis Stand Expo Hingga Pengadaan Alat Komunikasi, FORBIS IKPM GONTOR Full Support Sukseskan Jambore Dunia 2025
Jakarta, 27 Juli 2025 — Forum Bisnis (FORBIS) IKPM Gontor terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan strategis berskala global yang mempererat ukhuwah Islamiyah dan semangat kebersamaan antar generasi muda. Hal ini ditandai dengan pertemuan resmi antara jajaran panitia World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) dengan Sekretaris Jenderal FORBIS, David Rusdianto, yang digelar di Kantor Majalah Gontor, Sekretariat Panitia Jambore Dunia. Dalam pertemuan tersebut hadir empat Ketua Panitia Jambore: Kak Aditya Warman, Kak Akrimul Hakim, Kak Zakianto, dan Kak Reza Azhari, serta Kak Yoga Yusuf selaku penanggung jawab Expo Jambore. Turut mendampingi pula perwakilan dari pengurus FORBIS dan tim panitia Jambore Dunia, yaitu Kak Fauzi Iriyanto dan Kak Fajar Shodiq. Jambore Dunia 2025 yang bertajuk World Muslim Scout Jamboree ini rencananya akan diikuti oleh lebih dari 15.000 peserta dari seluruh dunia, dan akan diselenggarakan pada 9–14 September 2025 bertempat di Cibubur Camping Ground, Jakarta. Ini menjadi momentum besar bagi para pemuda muslim untuk bertemu, belajar, dan berkolaborasi dalam semangat kepanduan, keislaman, dan pengabdian.

Irwan Budi, Lulus Gontor Dididik Keras Ayah Ngontel di Jalanan Kini Jadi Pengusaha Rintis Pesantren Tahfidz Preneur Sragen
Dari sepeda ontel hingga membangun pesantren tahfidz dan kewirausahaan, Irwan Budi membuktikan bahwa karakter tangguh lahir dari keterbatasan dan perjuangan.

