PONOROGO – Bergerak cepat pasca-sukses besar menggelar perhelatan akbar di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada pertengahan Juni lalu , jajaran Pengurus Pusat Forum Bisnis (FORBIS) IKPM Gontor secara resmi menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan FORBIS National Economic Summit & Expo 2026. Agenda maraton ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga transparansi dan profesionalisme kepada induk organisasi serta panitia besar peringatan satu abad pondok.
Sowan pertama dilaksanakan pada Senin (13/7/2026) atau bertepatan dengan 28 Muharram 1448 H di Kantor PP IKPM Gontor. Kehadiran tim FORBIS disambut hangat oleh Ketua Umum PP IKPM Gontor, Al-Ustadz H. Noor Syahid, yang didampingi oleh Al-Ustadz Saiful Anwar (Ketua 1), Al-Ustadz Rif’at Husnul Ma’afi (Ketua 2), serta Al-Ustadz Sabar selaku jajaran pengurus.

Dalam pertemuan formal yang berlangsung cair tersebut, delegasi FORBIS yang dipimpin langsung oleh Sekjend David Rusdianto bersama para Wasekjend—Husen Sanusi , Fauzi Iriyanto, Irwan Budi Effendi—dan perwakilan Pengurus Pusat Budi Tristanto, memaparkan secara detail dampak ekonomi riil yang tercipta dari event tiga hari tersebut.
“Kami melaporkan secara utuh pergerakan ekonomi berjamaah yang terjadi selama expo. Alhamdulillah, total nilai transaksi formal dan penjualan langsung dari 76 stan pelaku usaha alumni berhasil menyentuh angka yang sangat fantastis, yakni Rp10,5 miliar ,” ujar David Rusdianto saat memaparkan rangkuman laporan. Selain angka transaksi, FORBIS juga melaporkan keberhasilan memfasilitasi 11 Memorandum of Understanding (MoU) strategis yang melibatkan jejaring bisnis alumni, perguruan tinggi, dan berbagai unit usaha pesantren.
Ketua Umum PP IKPM Gontor, Al-Ustadz H. Noor Syahid, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi panitia dan pengurus FORBIS. Beliau menegaskan bahwa capaian ini membuktikan jaringan alumni tidak hanya kuat secara kuantitas, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi ekosistem kemandirian pesantren.

Sowan ke Rektor UNIDA: Merawat Semangat “DNA” Kyai
Usai menyelesaikan agenda di PP IKPM, rombongan pengurus FORBIS melanjutkan perjalanan ke kampus Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Kedatangan mereka bertujuan untuk bersilaturahim sekaligus menyerahkan laporan serupa kepada Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., yang selain menjabat sebagai Rektor UNIDA, juga mengemban amanah besar sebagai Ketua Umum Panitia Peringatan 100 Tahun Gontor.
Pertemuan ini menjadi momen refleksi yang mendalam. Pengurus FORBIS menyampaikan bagaimana konsep “from values to value” berhasil diimplementasikan di lapangan melalui tingginya antusiasme para pengusaha muda generasi Gen-Z. Para kader muda ini membuktikan bahwa bisnis bukan sekadar instrumen menumpuk materi, melainkan sarana perjuangan umat.

Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi kembali memberikan wejangan berharga bagi para pengusaha alumni. Beliau mengingatkan agar para pebisnis Gontor terus merawat keseimbangan antara profesionalisme dunia usaha dengan nilai pengabdian pondok. Sukses secara finansial harus berjalan beriringan dengan komitmen untuk tetap mendukung dunia pendidikan dan dakwah Islam di daerah masing-masing.
Dengan diserahkannya laporan pertanggungjawaban ini kepada PP IKPM Gontor dan Panitia 100 Tahun Pondok , FORBIS IKPM Gontor menegaskan posisinya bukan sekadar wadah berkumpulnya para pebisnis. Lebih dari itu, organisasi ini melangkah mantap menjadi motor penggerak ekonomi berbasis jamaah yang profesional , transparan, dan berdampak luas bagi kemandirian ekonomi umat








