Rakernas FORBIS IKPM Gontor Menuju 1 Abad Gontor

Rakernas FORBIS IKPM Gontor Menuju 1 Abad Gontor

Ponorogo, Gontornews — Demi menuju 1 abad Gontor dan merajut ukhuwah, Forum Bisnis (FORBIS) Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Jumat (4/3). Rakernas berlangsung hingga Sabtu (5/3) sore di Wisma IKPM Gontor, Ponorogo.

Ketua Umum FORBIS IKPM Gontor Agus Maulana, SS mengatakan, Rakernas akan membahas struktur kepengurusan FORBIS sampai periode 2024 mendatang.

Hadir pada kesempatan itu Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal dan KH M Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed, Anggota Badan Wakaf Gontor KH Muhammad Danial, SE, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IKPM Dr HM Adib Fuadi Nuriz, MA, M.Phil, Ketua Umum FORBIS Agus Maulana, SS, Ketua Forum Pesantren Alumni (FPA) Gontor Dr KH Lalu Zulkifli Muhadli, SH MM, dan segenap alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang berkecimpung di bidang bisnis.

Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal dalam sambutannya mengatakan, “Al-Muhafadzatu ‘ala Al-qiyam wa At-taghyiruu ila Al-kamal” artinya pondok senantiasa menjaga nilai-nilai dan menuju kesempurnaan.

“Dalam membangun segala sesuatu itu harus memiliki dasar (fondasi) yang jelas dan kuat, ibarat rumah yang berdiri tanpa fondasi, ketika nantinya ia doyong maka akan disangga dengan materi apapun itu (kayu, besi, baja) ia tidak akan pernah tegak. Bagaimana mau tegak? Fondasi saja tidak ada,” papar Kiai Hasan.

FORBIS

Mengutip tausiyah salah satu pendiri Gontor, KH Imam Zarkasyi, Kiai Hasan menyampaikan, “Sesuatu yang dapat dibeli dengan uang itu, murah.” Karena itu menurut Kiai Hasan, jangan sampai Gontor bisa dibeli identitasnya dengan uang.

Di akhir sambutannya Kiai Hasan menuturkan, “Pajaknya orang yang berjuang itu kesulitan. Pajaknya orang sehat itu sakit. Jangan menyalahkan orang lain, tidak mungkin sesuatu itu dibangun dengan dasar hutang.”

Sementara itu Anggota Badan Wakaf Gontor, KH Muhammad Danial, SE, menyampaikan rencana pembentukan Holding Company Gontor. “Ini masih wacana, belum lahir. Ini merupakan salah satu cita-cita almarhum KH Abdullah Syukri Zarkasyi,” paparnya.

Menurut Kiai Danial, Holding Company ini khusus untuk Pondok Gontor. Bentuknya Khizanah Holding Company. “Holding Company ini tidak melakukan operasional apa-apa. Sahamnya 100 persen dimiliki Pondok dan dipegang oleh Yayasan, sebagaimana contohnya Amidas, GAS, dan La-Tansa.”

Di akhir sambutannya Kiai Danial mengatakan, “Kita akan berkolaborasi dan loyalty. Kita tidak akan mencaplok usaha-usaha alumni yang sudah jadi. Namun, kita bekerjasama.”

Ketua Umum FORBIS IKPM Gontor Agus Maulana, SS menyampaikan bahwa tujuan diadakannya Rakernas agar Gontor dapat menciptakan 100 produk sendiri, dalam rangka persiapan peringatan 1 abad Gontor.

Ustadz Agus Maulana berharap, alumni Gontor dapat ikut membantu kinerja FORBIS IKPM yang saat ini sudah menghimpun lebih dari 500 unit usaha milik alumni.

Ketua Umum PP IKPM Gontor Dr HM Adib Fuadi Nuriz, MA, M.Phil, mengatakan, “FORBIS tidak apa-apa merangkak namun sampai tujuan dengan menegakkan nilai-nilai islami, daripada berlari cepat tanpa memperhatikan nilai, kemudian ketika sudah sampai tempat, orang-orang malah meninggalkan kita.”

Selain itu, Ustadz Adib meminta agar semua anggota FORBIS selalu kompak, baik disiplinnya, sistemnya, maupun kurikulumnya. “Inilah yang harus kita pertahankan dan kita perkuat,” paparnya.

Menurut Ustadz Adib, yang harus dipikirkan yaitu bagaimana para santri dan ustadz dapat makan dari yang halal. Karena itu, tujuan Rakernas ini yaitu mewujudkan 100 produk Gontor untuk menyingkirkan produk-produk yang haram dan tidak syar’i.

Sedangkan Ketua FPAG (Forum Pesantren Alumni Gontor) Dr KH Lalu Zulkifli Muhadi, SH MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini terdapat 385 pondok alumni yang tercatat bergabung dalam FPAG. Meski ia memperkirakan saat ini sudah ada lebih dari 1.000 pondok alumni Gontor atau pondok alumni dari alumni Gontor.

“Jumlah pondok yang ribuan ini dapat menjadi target peluang pemasaran FORBIS. Di sinilah kita perlu berkolaborasi, bukan berkompetisi,” papar Kiai Zulkifli.

FORBIS IKPM Gontor merupakan organisasi resmi yang dibentuk oleh PP IKPM Gontor untuk menaungi alumni yang bergerak di berbagai bidang usaha dan bisnis profesional. FORBIS dibentuk guna menjadi fasilitator, menjadi rumah besar bagi para pengusaha dan praktisi bisnis alumni Gontor. []